Kaltim Diterpa Isu Pemotongan Anggaran, Makmur : Belum Ada Laporan

Makmur HAPK, Wakil Ketua DPRD Kaltim. (foto : N1N)

DETAKKaltim.Com, SAMARINDA : Putusan APBD Kaltim tahun 2020 dalam rapat paripurna terakhir Agustus lalu dengan total anggaran RP11,75 Triliun, diisukan akan dipotong oleh Mendagri. Isu ini berawal dari sebaran berita di group-group Whatshap jurnalis di Samarinda.

DPRD Kaltim

Info yang beredar ialah adanya pemotongan APBD Kaltim mencapai 20% dari anggaran pengajuan APBD tahun 2020. Disinyalir hal tersebut dampak sanksi pemerintah pusat kepada Gubernur Kaltim, yang tidak mengaktifkan fungsi Sekretaris Provinsi (Sekprov) Kaltim defenitif, yang telah dilantik Mendagri beberapa waktu lalu.

Gubernur Isran mengaku tidak mengetahui terkait isu pemotongan APBD Kaltim tersebut. Ditemui DETAKKaltim.Com dalam agenda perayaan HUT Ke-54 PT BPD Kaltim-Kaltara, Senin (14/10/2019) pagi.

“Saya tidak tahu itu, ini saya baru dengar juga dari kalian,” tutur Isran.

Ditanya soal dampak yang akan terjadi ketika pemotongan anggaran tersebut benar, Isran mengaku belum akan membahas.

“Soal itu nanti dibahas, kan saya juga belom dengar,” kata Isran lebih lanjut.

Di tempat berbeda, Makmur HAPK selaku Ketua DPRD Kaltim juga mengaku belum mengetahui akan adanya informasi pemotongan APBD tersebut.

“Saya tadi tanya, belum ada juga yang masuk informasi soal itu. Nggak ada yang dipotong potong, masih tetap saja sesuai keputusan kemarin. Mungkin ada persoalan-persoalan yang lain, antara perencanaan anggaran. Tapi sementara kami belum ada laporan apapun terkait itu,” tutup Makmur. (N1N)

 

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password