Diduga Gelapkan Uang Perusahaan Miliaran, Direktur Operasional PT FDK Dipolisikan

Terlapor Muhammad Nadzif Sarman. (foto : 1st)

DETAKKaltim.Com, JAKARTA : Rustiyanti, Direktur Utama PT Fadar Dian Karomah (FDK) akhirnya melaporkan seorang karyawannya bernama Muhammad Nadzif Sarman, karena telah menggelapkan uang pribadi dan uang perusahaannya senilai sekitar Rp3 Miliar.

Laporan tersebut dilayangkan melalui Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Metro Jaksel yang diterima dengan nomor : LP/1884/IX/2019/RJS, Senin (2/9/2019).

Kepada DETAKKaltim.Com melalui pesan WhatsApp-nya (WA), Rustiyanti mengatakan Muhammad Nadzif Sarman adalah Direktur Operasional dalam perusahaannya yang bergerak di bidang layanan travel umroh dan Haji. Terakhir kali bertemu tanggal 3 Juli 2019 di kantornya.

“Sudah satu setengah bulan tidak bisa komunikasi, semua nomornya tidak ada yang aktif,” kata Rustiyanti.

Dana yang digelapkan tersebut, kata Rustiyanti lebih lanjut, selain dana pribadinya juga merupakan dana block seat untuk jama’ah umroh beberapa bulan ke depan dan program agennya.

Akibat perbuatan karyawannya tersebut, Rustiyanti mengaku shock, apalagi kini dituntut para jama’ah untuk mengembalikan dananya. Iapun meminta Muhammad Nadzif Sarman yang beralamat di Perum Mutiara Bekasi Jaya Blok A-8 Nomor 5 RT 001/RW 008, berdasarkan KTPnya, untuk datang mempertanggung jawabkan perbuatannya.

Sementara 4 nomor pelaku yang diberikan Rustiyanti saat coba dihubungi satupun tidak ada yang bisa tersambung. Baik 081281853xxx maupun 081291545xxx, hanya ada pesan dari operator “Nomor yang anda tuju sedang tidak dapat menerima panggilan,”. Selain itu, nomornya 087883323xxx saat dihubungi berkali-kali meminta menunggu karena sedang dialihkan.  Satu nomor lain 966580457xxx nampaknya merupakan nomor negara Arab Saudi.

Atas laporannya, Polisi menjerat Muhammad Nadzif Sarman dengan Pasal 372 KUHP tentang Penggelapan dan atau 374 KUHP tentang Penggelapan dalam jawabatan.

Saat dikonfirmasi ke pihak Sat Reskrim Res Jaksel melalui nomor WA-nya sekitar Pukul 11:16 Wita mengenai perkembangan laporan korban, hingga berita ini ditayangkan belum ada jawaban. (LVL)

 

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password