Terdengar Teriakan Minta Tolong, Junaidi Ditemukan Tewas

Mayat Junaidi saat dievakuasi Tim SAR Gabungan dan warga. (foto: 1st)

DETAKKaltim.Com, KUTAI TIMUR : Junaidi (21), warga Jalan Poros Bontang, Gang Pinang Mas, RT 001, Kecamatan Sangatta Selatan, membuat geger warga semalam. Pasalnya, Junaidi yang sebelumnya tak diketahui identitasnya diduga melakukan aksi bunuh  diri dengan terjun dari Jembatan Pinang Sangatta Utara- Sangatta Selatan. Namun, pihak keluarga dan beberapa saksi menepis tudingan jika Junaidi melakukan bunuh diri.

Safar, salah satu saksi yang mendengar ada orang yang minta tolong. Namun Safar tak bisa berbuat apa-apa karena kondisi sungai gelap sehingga tidak tahu persis posisi orang yang minta tolong.

“Kalau ia bunuh diri, nggak mungkin teriak kenyataanya sempat teriak dan saya mendengar termasuk beberapa warga lainnya,” terang Safar, Kamis (12/9/2019).

Senada Safar, pihak keluarga yang diwakili Rafli, paman dari korban menyebutkan, jika keluarga merasa kaget mendengar ada orang yang jatuh di Jembatan Pinang. Apalagi salah satu keluarga mereka yakni Junaidi belum ada di rumah hingga tengah malam, padahal tak biasanya. Apalagi Junaidi besoknya akan masuk pagi.

“Hari ini harusnya masuk pagi, dan anak itu tidak biasa pulang larut malam apalagi akan masuk pagi,” terang Rafli.

Kecemasan semakin memuncak saat keluarga dan teman-teman menunggu Junaidi namun tak kunjung pulang, dan saat dihubungi melalui telpon genggamnya pun gagal tersambung.

Belakangan, Rafli yang kesehariannya bertugas di Kantor Lurah Teluk Lingga itupun mendapat informasi jika pria yang jatuh mengenakan kaos dan celana warna hitam sama persis pakaina yang dipakai Junaidi.

Rafli belum yakin, namun ia bersama sanak keluarga dan warga Pinang Mas tetap menyiapkan alat Pancing untuk melakukan pencarian.

“Saat mendengar kabar itu kami langsung melakukan pencarian meski belum tahu dimana pastinya Junaidi tadi malam dan siapa yang terjatuh, upaya pencarian tak berlangsung lama ternyata yang ditemukan adalah Junaidi,” terang mantan anggota Satpol PP Kutim ini.

Penemuan jasad Junaidi, Kamis (12/9/19) Pukul 08:20 Wita ini menghentikan usaha pencarian yang dilakukan tim gabungan. Jasad Junaidi, dibawa langsung ke rumah duka. Meski sempat akan dilakukan pemeriksaan, namun pihak keluarga tidak mau.

“Kami melihat di badannya tidak ada apa-apa, dugaan kami Junaidi terjatuh saat mau pulang tadi malam,” tandas Rafli. (RH)

 

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password