Kelebihan Kuota, Disdik Kutim Usulkan Pembangunan Gedung Baru

Plt.Kepala Dinas Pendidikan Kutai Timur, Roma Malau. (foto : 1st)

DETAKKaltim.Com, KUTAI TIMUR :  Meski  belajar mengajar untuk tahun ajaran 2019  sudah dimulai, ternyata masih menyisakan sejumlah permasalahan sejak diberlakukannya sistem zonasi dalam penerimaan siswa baru.

Bagi wilayah yang hanya memiliki satu sekolah negeri terutama Sekolah Menegah Pertama (SMP), terpaksa harus menumpuk murid baru. Seperti yang dialami SMP Negeri 1 Sangatta Utara, dan SMP Negeri 1 Sangatta Selatan.

“Sistem zonasi yang ada menyebabkan pihak sekolah terpaksa memberlakukan jam belajar mulai siang hingga sore hari, untuk menampung kelebihan siswa yang tidak bisa terakomodir pada regular pagi,” terang  Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kutai Timur, Roma Malau beberapa hari yang lalu.

Karena banyaknya siswa baru, kata Roma, membuat Disdik mengizinkan sekolah untuk membuka kelas regular belajar mengajar pada siang hingga sore hari. Agar seluruh siswa baru Kelas 7 yang diterima di SMP Negeri 1 Sangatta Utara dan SMP Negeri 1 Sangatta Selatan dapat tertampung.

“Ini terjadi dikarenakan di  Sangatta Utara, khususnya yang masuk dalam zonasi Jalan AW Sjahranie hanya memiliki satu SMP Negeri,” terangnya.

Roma mengatakan, saat ini SMP Negeri membutuhkan ruangan dan gedung baru, terutama untuk wilayah zonasi AW Sjahranie yang dianggap sudah layak jika menambah satu unit lagi sekolah SMP Negeri. Karena sebanding dengan jumlah penduduk yang ada di sekitarnya, serta jumlah SD Negeri yang juga berada dalam zonasinya, demikian juga di Sangatta Selatan.

Ditambahkanya, tidak bisa dipungkiri saat ini di  Sangatta Utara dan Sangatta Selatan membutuhkan gedung SMP Negeri yang baru. Namun tentunya pembangunan sebuah Sekolah Negeri baru tidak semudah membalikkan telapak tangan.

“Ada prosedur-prosedur yang harus diikuti dan dipenuhi, serta kebutuhan anggaran yang juga tidak sedikit. Akan tetapi saat ini yang lebih utama adalah bagaimana putra dan putri Kutim bisa ditampung untuk bersekolah dan belajar, tentunya sementara dengan menambah kelas baru,” tandasnya. (RH)

 

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password