PAN Kaltim Tolak Gabung Koalisi Jokowi-Maruf, Putuskan Menjadi Oposisi

Rapat pleno diperluas DPW PAN Kaltim putuskan tidak bergabung dengan koalisi Jokowi-Ma'aruf. (foto : Rahman)

DETAKKaltim.Com, SAMARINDA : Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Amanat Nasional (PAN) Kaltim menggelar rapat pleno diperluas guna mendengar aspirasi kader dan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PAN seluruh Kaltim, di salah satu hotel di Jalan Pahlawan Samarinda, Kamis (18/7/2019) malam.

“Malam ini kami berkumpul untuk mendengar aspirasi DPD-DPD dan DPW Kaltim yang nantinya akan disampaikan ke Rakernas pada awal Agustus mendatang,” kata Ketua DPW PAN Kaltim Darlis Pattalongi saat usai rapat.

Lanjut Darlis Pattalongi, dalam pembahasan tersebut berbicara posisi tawar (bargaining position) PAN secara Nasional terhadap koalisi pemerintahan.

“Sehingga apa yang disampaikan DPW Kaltim nantinya betul-betul menyerap aspirasi teman-teman daerah. DPD-DPD dikumpulkan membahas dua kemungkinan, apakah masuk pemerintahan atau berada di luar pemerintahan. Semua DPD se-Kaltim sepakat dan diputuskan agar PAN berada di luar pemerintahan,” lanjutnya.

Dia menambahkan, DPW Kaltim nantinya akan menyampaikan aspirasi tersebut secara lisan dan tertulis pada saat Rakernas mendatang.

“Nah, apapun nantinya yang menjadi keputusan DPP mudah-mudahan senapas dan sesuai dengan apa yang menjadi aspirasi daerah,” jelasnya.

Ia juga mengatakan tidak mengetahui bagaimana kondisi di DPW di daerah lain di Indonesia, terkait persoalan tersebut.

“Kalau Kaltim sudah jelas malam ini, permintaan kami agar PAN berada di luar pemerintahan. Biar partai pendukung Prabowo-Sandi di luar pemerintahan agar pemerintahan berjalan dengan baik dan bisa checks and balances. Dan kami tidak ingin berandai-andai terkait sikap DPP nantinya,” pungkasnya. (Rahman)

 

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password