Kebanjiran, Pemkab Kutim Toleransi Pegawai Tidak Masuk Kerja

Sekda Irawansyah saat memberikan sambutan di depan pegawai. (foto : RH)

Hanya 90 Persen Hadir Hari Pertama Pasca Libur Hari Raya

DETAKKaltim.Com, KUTAI TIMUR :  Dalam inspeksi mendadak (Sidak) pasca libur lebaran yang dipimpin langsung oleh Bupati Kutai Timur (Kutim) Ismunandar, Wakil Bupati Kasmidi Bulang, dan Sekretaris Daerah (Sekda) Kutim Irawansyah, didapati kehadiran Aparatur Negeri Sipil (ASN) dan Tenaga Kerja Kontrak Daerah (TK2D) sebanyak 90%.

Jumlah kehadiran yang hanya mencapai 90% tersebut dipengaruhi oleh beberapa faktor, salah satunya adalah karena bencana banjir yang sampai sekarang masih menggenangi wilayah jalur arus mudik Samarinda-Sangatta.

Ditemui setelah melaksanakan Sidak, Irawansyah mengatakan bahwa data kehadiran tersebut berdasarkan pengamatan langsung tim yang dibentuk dan dibagi, saat Sidak yang dilakukan, Senin (10/6/2019).

Terkait banyaknya laporan izin yang masuk, ia menuturkan akan memberi toleransi bagi pegawai yang terkena dampak banjir.

“Untuk kehadiran sekitar 90 persen. Yang saya datangi ya, ada beberapa yang izin karena rumahnya kebanjiran, ada laporan banjir di Samarinda dan Tenggarong,” ujar Irawansyah.

Irawansyah juga menyampaikan bahwa hasil Sidak akan dilaporan langsung ke Badan Kepegawaian Nasional (BKN), dan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia (Kemenpan RB) sebagai laporan rutin dari hasil Sidak yang dilakukan.

“Kita melaporkan semua hasil ke BKN dan Menpan, hari ini akan kita laporkan semua. Dan sanksinya kita akan lihat, setelah ini kan tidak ada lagi cuti atau libur. Namun yang kebanjiran akan kita berikan toleransilah, kasihan juga yang kebanjiran,” ucapnya.

Dalam kesempatan itu juga Irawansyah mengingatkan adanya beberapa sanksi yang akan diberikan kepada ASN dan juga TK2D yang sering tidak hadir dan tanpa keterangan, di antaranya adalah penundaan insentif bagi ASN, dan pemecatan bagi TK2D.

“Kalau yang berkali-kali, bagi TK2D sampai tiga kali ya kita putus, kalau PNS kita tunda Insentif atau gajinya,” tegasnya. (RH)

 

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password