7 Hari Dicari Tanpa Hasil, Pencarian Seorang Nelayan Dihentikan

Tim SAR saat melakukan pencarian di hari Ke-7 belum juga menemukan korban. (foto : Tim SAR)

DETAKKaltim.Com, KUTAI KARTANEGARA : Operasi SAR terhadap seorang nelayan bernama Umar (40) yang hilang saat melaut akhirnya dihentikan, Minggu (9/6/2019).

Menurut Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Kelas A Balikpapan, Kaltim-Kaltara, Gusti Anwar Mulyadi melalui Kasie Ops dan Siaga Octavianto, Tim SAR Gabungan telah selesai melaksanakan Operasi pencarian musibah pelayaran kapal H+7 dengan area pencarian :

  1. 01 29 56 S, 117 01 53 E
  2. 00 21 46 S, 117 01 53 E
  3. 00 21 46 S, 118 01 33 E
  4. 01 29 56 S, 118 01 33 E

Dengan luas area pencarian 4.074 NM2 dengan track spacing 1.89 NM per track.

“Hasil nihil, tidak ditemukan tanda-tanda keberadaan korban selama Operasi SAR dilaksanakan,” jelas Octavianto.

Setelah berkoordinasi dengan unsur SAR gabungan dan pihak keluarga, lanjut Octavianto, pada Pukul 17:15 Wita Operasi SAR dinyatakan dihentikan dan akan dilanjutkan dengan pemantauan jika sewaktu-waktu diketemukan tanda-tanda korban. Info entah dari masyarakat maupun kapal-kapal yang melintasi area yang diduga.

Sebelumnya diberitakan, Umar dilaporkan belum kembali dari melaut di Perairan Handil, Kutai Kertanegara, oleh Inur, istri korban, Senin (3/6/2019) Pukul 11:20 Wita. Awal kejadian berlangsung, Minggu (2/6/2019) Pukul 17:00 Wita.

Berita Terkait : Melaut Tak Kembali, Istri Seorang Nelayan Melapor

Sejumlah unsur ambil bagian dalam Operasi SAR kali ini masing-masing Kantor pencarian dan Pertolongan Balikpapan, BPBD Balikpapan, Banda Indonesia, Pemuda Pancasila, BKPB KNPI, Satuan Tugas Penanggulangan Bencana Karang Taruna, Keluarga Korban, dan tokoh masyarakat dengan menggunakan alat utama Rescue Truck Personil, RIB 12 M, dan Kapal Nelayan. (LVL)

 

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password