Partai Berkarya Rebut 2 Kursi, PPP Kuasai DPRD Kutim

Rapat Pleno Terbuka yang dipimpin Ketua KPU Kutim Ulfa Jamiatul Faridah. (foto : RH)

Ironis, Partai Hanura Tak Kebagian Kursi

DETAKKaltim.Com, KUTAI TIMUR : Partai Hanura di Pemilu 2019 ini tampaknya mengalami nasib buruk, selain di DPR-RI perolehan suarannya masih di bawah 4 persen, kini di DPRD Kutim berdasarkan Rapat Pleno Terbuka (RPT) KPU Kutim, suara Hanura masih jauh dari harapan. Akibatnya tak satupun kader Partai Hanura masuk gedung DPRD Kutim, yang akan dilantik Rabu (14/8/2019) mendatang.

Berdasarkan pantauan DETAKKaltim.Com, Partai Persatuan Pembangunan (PPP) berhasil meraih 9 kursi untuk DPRD Kutim. Disusul Golkar dengan 7 kursi, setelah itu Nasdem sebanyak 5 kursi, PDIP dan Demokrat sama-sama mendapat 4 kursi, PAN dan Gerindra juga sama-sama 3 kursi, PKS dan Berkarya memperoleh 2 kursi dan PKB kembali 1 kursi.

Dari sederet Parpol baru, hanya Partai Berkarya yang berhasil sehingga langsung meraih 2 kursi yakni di Dapil  Kutim 2 atas nama Masdari Kidang, dan Dapil Kutim 4 atas nama Avansa. Berdasarkan perolehan suara masing-masing Caleg, anggota DPRD Kutim hasil Pemilu Tahun 2019 sebanyak 21 orang wajah baru meski terdapat mantan anggota DPRD Kutim seperti Alfian Aswad dan Hason Ali.

Berita Terkait : Kondisi Prima, 180 Personil Amankan Pleno Penghitungan Suara KPUD Kutim

Sementara wajah lama yang terpilih kembali sebanyak 19 orang yakni Uce Prasetyo, David Rante, Yulianus Palangiran, Piter Palinggi, Sayid Anjas, Yusuf Silambi, Asti Mazar, Arfan, Andi Mappasereng, Anton Darmawan, Arang Jau, Sobirin Bagus, Yosef Udau, Adi Susanto, Kamsiah Rahman, Agusriansyah Ridwan dan UR Firgasih.

Sementara wajah baru yakni Ramadhani, Marsidik, Jimmy, Basti Sangga Langi, Fitriyani, Novet TP, Yuli Sa’pang, Masdari Kidang, Hasna, Asmawardi, Maswar, Prayunita Utami, Hason Ali, Yan, Imam Turmudzi, Kajang Lahan, M Ali, Avansa, Faisal Rachman dan Alfian Aswad.

Ketua Komisi Pemilihan Umun Daerah (KPUD) Kutim Ulfa Jamiatul Farida menjelaskan bahwa, KPU hanya menerima hasil dari rapat pleno terbuka yang sudah dilaksanakan di tingkat PPK.

“Kami tidak menyentuh apa yang menjadi hak peserta pemilu,” kata Ulfa kembali menegaskan. (RH)

 

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password