Diupah Rp4 Juta, Seorang Buruh Bangunan Nekat Jemput Sabu Ratusan Gram

Petugas Kepolisian menunjukkan barang bukti yang disita dengan tersangka TSP. (foto : LVL)

DETAKKaltim.Com, SAMARINDA : TSP (25) warga Jalan Jelawat, Gang 9, RT 01, Kelurahan Sidodamai, Kecamatan Samarinda Ilir diamankan anggota Satreskoba Polrestas Samarinda, Rabu (27/3/2019) sekitar Pukul 17:00 Wita.

TSP yang berprofesi sebagai buruh bangunan ditangkap di Jalan Simpang 3 Kebon Agung, Kelurahan Lempake, Kecamatan Samarinda Utara. Ia kedapatan membawa Narkotika jenis Sabu sebanyak 10 bungkus seberat 499,43 Gram/Brutto yang disembunyikan dalam bungkusan Sereal Gery.

Kapolresta Samarinda Kombes Vendra Riviyanto melalui Kaur Bin Ops (KBO) Satresnarkoba Iptu Suji Haryanto mengatakan, penangkapan berawal dari informasi masyarakat, kemudian petugas langsung melakukan penyelidikan.

“Kami mendapat informasi dari masyarakat ada seseorang yang dicurigai membawa Narkotika dari arah Bontang menuju Samarinda menggunakan Sepeda Motor Vario, lalu dibuntuti oleh petugas. Saat di Jalan simpang tiga Kebon Agung dia belok kanan. Karena kecepatan tinggi akhirnya dihentikan dan dilakukan penangkapan dengan cara ditabrakkan sepeda motornya. Pelaku sempat lari tapi berhasil ditangkap tim kami,” jelas Iptu Suji Haryanto di Mapolresta Samarinda, Kamis (28/3/2019) pagi kepada awak media.

Saat kembali ke sepeda motor pelaku, kata Iptu Suji lebih lanjut, petugas menemukan kantong plastik hitam yang digantung di motor, berisi makanan Gery sebanyak 10 bungkus. Kemudian diamankan dan dibawa ke Polresta Samarinda.

“Dibuka isinya ternyata ada Sabu-Sabunya,” jelas Iptu Suji lebih lanjut.

10 bungkus Narkoba jenis Sabu tersebut, kata Iptu Suji menjawab pertanyaan awak media jika dihargai senilai sekitar Rp500 Juta.

Kepada awak media tersangka yang mengaku baru sekali ini melakukan pekerjaan itu mendapat upah sebesar Rp4 Juta jika barang sudah sampai di tujuan, di kawasan Jalan Biawan Samarinda. Sabu tersebut diambilnya dari sekitar Bandara Sungai Siring atas perintah seseorang dengan sistem jejak.

Atas perbuatannya, tersangka terancam dihukum penjara selama 5 hingga 20 tahun. (Nita/LVL)

 

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password