Kunjungi Kodam VI/Mlw, Kadet Taruna AAL TK I Angkatan Ke-67 Disambut Pangdam

Pangdam VI/Mlw Mayjen TNI Subiyanto dan Wakil Gubernur AAL Brigjen TNI (Mar) Endi Supardi beserta rombongan KRI Dewa Ruci di Kodam VI/Mulawarman. (foto : Pendam VI/Mlw)

DETAKKaltim.Com, BALIKPAPAN : Pangdam VI/Mlw Mayjen TNI Subiyanto menerima kunjungan kehormatan Kadet Taruna  Akademi Angkatan Laut  TK I Angkatan 67 TA 2019, Senin (25/3/2019).

Pada acara yang berlangsung di Aula Makodam VI/Mlw tersebut Pangdam VI/Mlw menyampaikan ucapan selamat datang kepada rombongan dan para Kadet Taruna AAL Tingkat I Angkatan Ke-67 TA 2019, yang berjumlah 108 orang. Terdiri dari  10 orang Taruni dan 98 orang Taruna yang didampingi langsung Wakil Gubernur AAL Brigjen TNI (Mar) Endi Supardi beserta rombongan KRI Dewa Ruci di Kodam VI/Mulawarman.

Kegiatan yang berlangsung dengan penuh khidmat keramahan, ditandai juga dengan prosesi penyerahan Plakat Cinderamata, sebagai penanda momentum kebersamaan dalam menjaga Kedaulatan wilayah perairan poros Maritim Indonesia khususnya Kaltara.

Acara tersebut dihadiri Wakil Gubernur AAL Brigjen TNI (Mar) Endi Supardi beserta Rombongan,  Irdam VI/Mulawarman, Kapok Sahli dan Staf Ahli Pangdam VI/Mulawarman, Danlanal Balikpapan, Komandan KRI Dewa Ruci Letkol Laut (P) Waluyo beserta Awak KRI Dewa Ruci, Para Asisten, LO TNI AU, LO TNI AL serta Kabalak, dan Para Kadet AAL.

Dalam sambutannya Pangdam VI/Mlw menyampaikan, bahwa secara geografis, Kodam VI/Mulawarman memiliki tugas pokok untuk mengamankan wilayah perbatasan RI Malaysia di wilayah Kaltim, Kalsel dan Kaltara, khususnya untuk di Kaltara terbentang dari Malinau hingga Mahulu.

“Perlu diketahui bahwa Kodam VI/Mulawarman juga telah melaksanakan tugas bantuan kemanusiaan, seperti yang telah dilaksanakan yaitu membantu korban bencana alam di Palu, Sigi dan Donggala,” sebut Pangdam.

Kemudian saat ini, lanjutnya, Indonesia tengah menghadapi tantangan revolusi Industri 4.0 (empat titik nol). Tantangan ini harus dengan cepat diantisipasi. Dalam hal ini kemampuan untuk berdiplomasi juga diperlukan. Terkait fenomena tersebut, bahwa “KRI Dewa Ruci” yang membawa para Taruna ke Balikpapan ini adalah salah satu contoh “perangkat diplomasi Indonesia”, karena kegiatan-kegiatan yang dilakukan berupa muhibah ke negara-negara lain, sangat memberikan kontribusi positif terhadap diplomasi Indonesia kepada dunia Internasional.

Karena itu Indonesia perlu menjalin kerja sama dengan Negara maju, masih kata Pangdam, untuk menjawab tantangan revolusi Industri beserta dampak sosialnya. Alutsista TNI harus segera mengikuti perkembangan teknologi digital, dan harus segera dikembangkan menjadi Alutsista yang berbasis teknologi Digital. Keniscayaan pembaruan Alutsista itu perlu dilakukan mengingat jenis teknologi yang menjadi pilar Industri 4.0 (empat titik nol) semakin bergerak cepat dan sulit dikuasai.

Pangdam berharap, agar para Taruna mengembangkan konsep ini dengan ide-ide yang brilian demi Bangsa dan Negara tercinta.

“Gali sebanyak-banyaknya pengetahuan dari manapun agar muncul pemikiran baru yang lebih bermanfaat bagi kemajuan Negara. Junjung tinggi martabat Bangsa demi kehormatan dan kejayaan Indonesia,” kata Pangdam.

Wakil Gubernur AAL berharap agar kehadiran para Taruna dan Taruni di Makodam VI/Mlw dapat memperkaya wawasan dan pengetahuan, serta memperat tali silaturahmi dengan para pejabat dan anggota Kodam VI/Mlw serta masyarakat Kota Balikpapan. (Sgt/Pen/Rony)

Sumber : Pendam VI/Mlw

 

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password