Siapapun Presidennya, FIDN DPD Kaltim Usung Jaang Jadi Menteri dari Kaltim

Fendy Njuk dan H.Syaharie Jaang pada satu kesempatan. (foto : 1st)

DETAKKaltim.Com, SAMARINDA : Forum Intelektual Dayak Nasional (FIDN) DPD Kaltim mendukung adanya Menteri asal Kaltim, siapapun Presiden yang akan terpilih di 2019. Namun mereka berharap Haji (H) Syaharie Jaang, putra daerah dari Kaltim yang pernah menjadi Wakil Walikota Samarinda 2 periode dan Walikota Samarinda 2 Periode layak diusung.

“Perlu ada Menteri dari Kaltim, melihat potensi yang ada di Kaltim sangat besar,” ungkap Sekretaris FIDN DPD Kaltim Fendy Njuk kepada DETAKKaltim.Com, Sabtu (9/2/2019).

Fendy menjelaskan, hal itu karena Kaltim memiliki potensi  yang luar biasa dan tentunya dapat dikembangkan. Seperti Perkebunan, Pertanian, Perikanan dan emas hitam (Batubara), gas dan lain sebagainya.

“Ketika Kaltim mendapatkan Menteri tentunya potensi-potensi ini bisa digali. Dan kami berharap Kaltim bisa mendapatkan Menteri ESDM ataupun Menteri Ketahanan Pangan,” ungkap alumni Fakultas Ekonomi ini.

Dia menambahkan, H Syaharie Jaang sosok yang cocok untuk menangani persoalan ini. FIDN DPD Kaltim meminta dan mendukung H Syaharie Jaang yang telah berpengalaman di Samarinda.

“Pak H Syaharie Jaang tentu berpengalaman dan layak diusung menjadi Menteri dari Kaltim. Mengingat sepak terjangnya yang luar biasa. Siapapun Presidennya, kami mengusung Pak H Syaharie Jaang jadi Menterinya,” pungkasnya.

Selama berada di kursi Walikota Samarinda, sejumlah penghargaan pernah diterima H Syaharie Jaang, di antaranya Penghargaan Pistem Akuntabilitas kinerja Intansi Pemerintah (SAKIP) tahun 2018 dengn nilai B dari MenPANRB Asman Abnur, Role Model Penyelenggaraan Pelayanan Publik kategori Sangat Baik dari MenPANRB Asman Abnur.

Penghargaan Kota Potensial Pelayanan Publik peringkat tertinggi atau Platinum pada ajang Indonesia Attractiveness Award (IAA) 2018, diserahkan Mendagri Tjahjo Kumolo. Penghargaan TPID terbaik nasional 2017 dari Presiden RI Joko Widodo, Penghargaan Pastika Parama sebagai Implementasi penerapan Perda Kawasan Tanpa Rokok (KTR) dari Menteri Kesehatan RI.

Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas LKPD tahun anggaran 2011, yang berhasil mempertahankan WTP untuk keempat kalinya dari Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) RI Perwakilan Kaltim, dan Penghargaan Kota Layak Anak (KLA) Kategori madya diserahkan Menteri Pemberdayaan Perempuan  dan Perlindungan Anak Republik Indonesia Yohana Susana Yembise. (Rahmadi)

 

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password