ADD Mandek, Aparat Desa Sepaso Ancam Mogok Kerja

Bupati Kutai Timur Ir.H.Ismunandar.MT. (foto : 1st)

DETAKKaltim.Com, KUTIM:  Ini mungkin yang namanya dejavu. Sejarah kembali berulang. Di mana Pemerintahan Desa di Kecamatan Bengalon tepatnya di Desa Sepaso  melakukan langkah kontroversi dengan cara mengancam menghentikan pelayanan Desa kepada masyarakat.

Hal ini terkuak pasca foto himbauan beredar di media sosial. Dalam pengumuman yang diduga ditempel di Kantor Desa tersebut bertuliskan “Pengumuman, mulai 2 Januari 2019 sampai batas waktu yang tidak ditentukan pelayanan publik ditutup !!!. Karena dana operasional Kantor Desa (ADD) belum cair !!!. TTD Pemerintah Desa Sepaso.

Belum diketahui pasti kebenaran  pengumuman ancaman tersebut. Pastinya, jika benar mulai hari ini pelayanan terhenti.

Sebelumnya, penutupan Kantor Desa di beberapa Kecamatan sempat terjadi. Bahkan berujung demo. Hasilnya, dana langsung cair. Nampaknya ini merupakan ujian bagi Pemkab Kutai Timur (Kutim).

Bupati Kutim Ismunandar menanggapi santai terkait ‘ancaman’ mogok pelayanan kerja di Desa Sepaso, Bengalon.

Katanya, semua permasalahan dapat diatasi dan dicarikan solusi secara bersama-sama. Sehingga tak menciptakan hal-hal yang tak diinginkan. Terjadinya masalah  tersebut  lantaran Desa tak memiliki tinta dan kertas.

“Kehabisan tinta dan kertas,” ujar Bupati Ismunandar saat diminta keterangan melalui via WA, Rabu (2/1/2019).

Ia berharap masalah ini dapat dicarikan solusi bersama-sama. Tentu saja semua demi kepentingan masyarakat. (Aghwa)

 

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password