Sampul Suara Belum Masuk KPUD Berau, Muharram : Nggak Usah Khawatir

H.Muharram, Bupati Berau. (foto : LVL)

DETAKKaltim.Com, BERAU : Masa yang tersedia untu pelaksanaan pemilihan umum (Pemilu) anggota Legislatif, Dewan Perwakilan Daerah (DPD), dan Presiden –Wakil Presiden yang akan digelar, Rabu (17/4/2019) terus menyusut dari waktu ke waktu. Sejalan dengan itu, Komisi Pemilihan Umum ( KPU) RI terus menyelesaikan tahapan demi tahapan pesta demokrasi tersebut. Salah satunya pendistribusian logistik Pemilu ke KPUD seluruh Indonesia.

Ridwan dengan logistik Pemilu berupa Segel dan Tinta yang tersimpan di dalam kardus. (foto : LVL)

Terkait pendistribusian logistik Pemilu, Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Berau Abdurrahman melalui Kesubbag Keuangan, Umum, dan Logistik (KUL) Ridwan mengatakan, hingga saat ini sejumlah logistik Pemilu telah mereka terima dan kini disimpan di Gudang KPUD Berau.

“Kami menyimpan logistik di dua gudang, satu di gudang KPU sendiri satunya lagi di gudang yang disewa,” sebut Ridwan saat dijumpai DETAKKaltim.Com di KPUD Berau.

Hingga kini selain Bilik dan Kotak Suara, kata Ridwan lebih lanjut, KPUD Berau telah menerima Segel dan Tinta. Untuk Segel berjumlah 71.890 keping, lebih banyak 10.032 keping dari jumlah yang dibutuhkan sebanyak 61.858 keping. Segel tersebut telah diterima sejak tanggal 3, 4, dan 5 Desember 2018.

Sedangkan untuk tinta masih mengalami kekurangan 10 botol dari jumlah yang dibutuhkan sebanyak 1.386 botol, sementara yang datang baru 1.376 botol. Diterima tanggal 5 Desember 2018.

“Untuk sampul hingga kini kami belum terima,” ungkap Ridwan.

Iskandar (kanan), Komisioner KPUD Berau bersama awak DETAKKaltim.Com. (foto : LVL)

Untuk pendistribusian logistik Pemilu tersebut, Iskandar, satu di antara 5 komisioner KPUD Berau yang ditemui di ruangan kerjanya mengatakan, pihaknya akan menggandeng PT Pos Indonesia untuk mengirimkan logistik tersebut ke daerah-daerah. Hal semacam ini telah dilaksanakan pada Pilkada/Pilgub lalu dan berjalan lancar, meski ada sedikit kendala akibat kekurangan personil yang dimiliki untuk mendistribusikannya ke kampung (Desa/Kelurahan) karena mereka hanya sampai di Kecamatan.

“Nanti di Kecamatan dijemput lagi PPS. Itu agak terlambat kemarin, tapi alhamdulillah bisa dipenuhi semua,” jelas Iskandar.

Kekurangan tersebut, kata Iskandar lebih lanjut, saat ini tengah diupayakan untuk mengantisipasinya agar tidak terjadi lagi keterlambatan meski hanya 1 hari.

Terkait upaya menjaga kondisi logistik saat pendistribusian ke sejumlah Kecamatan yang harus melalui laut atau sungai, agar tidak mengalami kerusakan akibat terkena air, Iskandar mengatakan, pihak Kantor Pos telah memenuhi persyaratan untuk itu. Ia melihat logistik itu dimasukkan ke dalam sebuah kotak sehingga aman dari air.

Menghadapi Pileg-Pilpres, Muharram, Bupati Berau menjawab pertanyaan DETAKKaltim.Com saat ditemui di rumah jabatannya terkait persiapan Pemerintah Daerah mengatakan, pada dasarnya Pemerintah Daerah men-support (mendukung) apa-apa yang dibutuhkan dalam kegiatan tersebut yang diselenggarakan KPU.

“Kita akan bantu sesuai kemampuan kita,” sebut Muharram.

Terkait kelancaran distribusi logistik ke sejumlah wilayah yang harus melalui jalur air, ia mengatakan kegiatan ini sudah berkali-kali dilaksanakan sehingga sudah cukup pengalaman.

“Ada aja solusinya itu, namanya kegiatan negara dan penting kita akan support. Nggak usah khawatir,” tandasnya.

Dari 693 tempat pemungutan suara (TPS) di Berau yang tersebar di 13 Kecamatan, setidaknya ada 27 TPS yang harus melalui jalur air baik laut maupun sungai untuk menjangkaunya. TPS tersebut tersebar di 9 Kecamantan. Masing-masing Pulau Derawan, Maratua, Kelay, Tabalar, Segah, Sambaliung, Gunung Tabur, Biatan, dan Batu Putih. (LVL)

 

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password