KPID Kaltim Gelar Literasi Media, Abdi : Penting Sebagai Edukasi Terhadap Publik

Andi Muhammad Abdi, M.I.Komp. (foto : 1st)

DETAKKaltim.Com, SAMARINDA : Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Provinsi Kaltim akan menyelenggarakan kegiatan Literasi Media di Ruang Ruhui Rahayu, Kantor Gubernur Kaltim, Rabu (31/10/2018).

Kegiatan yang akan dibuka Gubernur Kaltim Isran Noor ini bertajuk; Kritis Bermedia, Wujudkan Pemilu Damai dan Beretika Tanpa Hoax, akan digelar sejak Pukul 08:30 Wita dengan menghadirkan narasumber Yuliandre Darwis (KPID) Pusat, Diddy Rusdiansyah AD (Kadis Kominfo Kaltim), dan Rina Juwita (Akademisi IIkom Unmul).

Menurut Andi Muhammad Abdi selaku Ketua Panitia, literasi media merupakan salah satu program unggulan KPID Kaltim. Secara konseptual, literasi media merupakan kemampuan dalam mengakses, menganalis, mengevaluasi dan mengirimkan pesan dalam berbagai bentuk media. Artinya masyarakat secara aktif dan cerdas dapat memahami manfaat dan kegunaan setiap bentuk media termasuk makna pesan yang disajikan oleh media tersebut.

“Literasi media bertujuan agar masyarakat lebih berdaya dan kritis terhadap muatan isi siaran. Bukan menjadi objek yang pasif apalagi apatis dalam mengkonsumsi yang  media sajikan,” kata Abdi kepada DETAKKaltim.Com di Samarinda, Minggu (28/10/2018).

Sekarang ini, kata Abdi lebih lanjut, kita tengah berada di tahun politik. Tahun keberlimpahan pesan-pesan politik baik dalam bentuk pemberitaan, peliputan maupun iklan kampanye. Para kandidat, politisi yang berkontestasi dalam Pemilu  baik Pilpres maupun Pileg tentu akan menggunakan media massa sebagai pilar utama pembentukan opini dan citra dirinya. Sehingga patut diduga ada kecenderungan media hari ini akan lebih berpihak pada kepentingan politik dan ekonomi pemilik media dan kliennya.

Media massa dan sosial media akan menjadi medan pertarungan dalam memproduksi berita Hoaks, ujaran kebencian, provokasi, black campaing dan bermuatan SARA. Akan menjadi ancaman nyata yang harus kita lawan dengan penuh kesadaran, kepedulian dan aksi nyata.

“Oleh karena itulah kegiatan literasi media menjadi penting sebagai edukasi terhadap publik. Literasi media menjadi nutrisi dan vitamin yang baik untuk melahirkan penyiaran yang sehat, bermanfaat dan berdaulat untuk kepentingan dan kenyamanan publik,” cetus Abdi.

Kegiatan ini akan diikuti peserta dari Komunitas Pegiat Literasi Media, Asosiasi Media (IJTI, ICTA, PRSSNI), ​Ormas, ​OKP/KNPI, ​BEM/Mahasiswa, ​OSIS/Siswa, ​LSM, ​Partai Politik dan Sayap Partai.

Dalam pelaksanaan literasi media, masih kata Abdi, akan membentuk Forum Komunikasi Pemerhati Media Provinsi Kaltim dan Komunitas Pegiat Literasi Media sebanyak 15 titik yang berbasis di OKP dan Kampus, yang nantinya menjadi mitra KPID Kaltim sekaligus simpul strategis jaringan pengawasan media di Kaltim.

“Insya Allah dikukuhkan langsung oleh Gubernur Kaltim,” tandas Abdi.

Pembentukan forum tersebut searah dengan amanat  Undang-Undang Nomor 32 mengenai penyiaran Pasal 52, tentang partisipasi masyarakat yang memiliki hak dan kewajiban ikut serta dalam mewujudkan penyiaran yang sehat dan berkualitas. (***/LVL)

 

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password