Menuju Pileg-Pilpres, Komisioner KPU Samarinda Gelar GMHP di GOR Sempaja

Komisioner KPU Samarinda bersama staf dan warga dalam kegiatan GMHP di Stadion Madya Sempaja, Minggu (21/10/2018) pagi. (foto : 1st)

DETAKKaltim.Com, SAMARINDA : Dalam rangka melaksanakan kegiatan Gerakan Melindungi Hak Pilih (GMHP) pada Pemilu 2019, Tri Wahyuni, Ketua Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Samarinda, mendatangi warga Samarinda yang tengah berolahraga di halaman Gedung Olah Raga (GOR) Stadion Madya Sempaja, Minggu (21/10/2018) pagi.

Tri Wahyuni tidak sendiri, ia bersama Dwi Haryono, Ketua Divisi Data dan Perencanaan KPU Kota Samarinda bersama sejumlah staf KPU menyambangi ratusan warga dari berbagai kalangan yang datang ke kawasan itu berolahraga, atau mereka yang hanya sekedar jalan-jalan menikmati wisata kuliner yang digelar setiap hari Minggu di sana.

Dengan memamfaatkan momentum itu, Komisioner KPU Kota Samarinda ini mengajak warga untuk melakukan pengecekan data apakah sudah terdaftar atau belum di Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pileg dan Pilpres 2019.

“Kami mendatangi di mana warga ramai berkumpul untuk melakukan pengecekan apakan sudah terdaftar di DPT. Kami temukan sejumlah warga yang memang belum terdata, meski usianya sudah punya hak pilih,” kata Tri saat dijumpai DETAKKaltim.Com di sela-sela kegiatannya.

Bukan hanya yang belum terdata, kata Tri, namun juga meminta informasi jika ada keluarga yang meninggal akhir-akhir ini.

Sosialisasi GMHP telah dimulai sejak 1 Oktober dan akan berlangsung hingga 28 Oktober 2018. KPU Samarinda, masih kata Tri Wahyuni, selain mendatangi warga yang tengah ramai berkumpul juga aktif mendatangi Kelurahan-Kelurahan di Samarinda untuk pendalaman pendataan.

“Alhamdulillah, kami sangat terbantu dengan pihak Kelurahan dalam melakukan pendataan kepada warga yang datang berurusan di Kelurahan. Kami temukan banyak warga yang memang belum terdata di DPT,” kata Tri.

Menurut Tri, banyaknya warga yang belum terdata walau proses pendataan ini sudah jauh-jauh hari sudah dilakukan, dari jenjang ad hoc, namun kadang kepedulian warga untuk melapor kurang.

“Nanti gilirah hari H biasanya mereka kelimpungan, bahkan kadang ada yang marah-marah karena namanya tidak masuk di DPT. Padahal sudah jauh-jauh hari KPU aktif mensosialisasikan proses pendataan tersebut,” imbuh Tri.

Lebih jauh Tri yang juga mantan Wartawan ini menjelaskan, GMHP bertujuan menyempurnakan Daftar Pemilih Tetap Hasil Perbaikan (DPTHP-1) pada Pemilu 17 April 2019. Dengan sisa waktu yang ada, GMHP akan dioptimalkan untuk menyisir warga yang mempunyai hak pilih namun belum terdaftar dalam DPT. (LVL)

 

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password