KPID Gelar Workshop Peningkatan Profesionalisme SDM Penyiaran

Pembukaan Workshop penyiaran besutan KPID Kaltim. (foto : Gladis)

DETAKKaltim.Com SAMARINDA : Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Provinsi Kalimantan Timur menggelar kegiatan Workshop Peningkatan Profesionalisme SDM Penyiaran, Selasa (25/09/2018).

Dalam acara tersebut KPID mengundang 4 narasumber masing-masing Hardly Stefano KPI Pusat, David Silalahi dari MNC Grup, Kabul Indrawan dari Metro TV dan Errol Jonathans dari Radio surabaya. Acara yang dibuka Kadis Kominfo Kaltim Diddy Rusdiyansyah dihadiri oleh puluhan mahasiswa serta insan penyiaran baik Radio maupun Televisi.

Ketua KPID Provinsi Kalimantan Timur Syarifuddin mengatakan, saat ini kualitas penyiaran di Kaltim sudah sangat baik. Hanya saja yang dibutuhkan adalah peningkatan SDMnya, karena lembaga penyiaran merupakan industri yang membutuhkan kreatifitas dari penyiar.

Selain itu Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Kalimantan Timur akan terus mengawal lembaga-lembaga siaran baik Radio maupun Televisi, dalam melaksanakan programnya agar menarik  dan tidak ditinggalkan pendengar maupun penontonnya. Ia juga berharap dengan adanya workshop ini para penyiar memiliki kemampuan dan keahlian mengemas berita dan progam.

“Tugas KPID salah satunya adalah peningkatan SDM penyiaran sesuai amanat Undang-Undang penyiaran Nomor 32 tahun 2002. Dengan adanya workshop ini mereka memiliki pemahaman, baik penyiar Radio maupun penyiar Televisi. Apalagi para pembicara yang kami hadirkan adalah orang-orang profesional,” ujar Syafruddin Kepada DETAKKaltim.Com di sela sela acara.

Hardly Stefano mengatakan, seluruh penyelenggara penyiaran diharapkan membuat konten yang baik dan mendidik. Ia juga menghimbau kepada masyarakat khususnya generasi milenial agar merubah mindset dan cara berpikir untuk terus mendorong literasi media, dengan mencari dan mengkonsumsi  informasi yang bermamfaat.

“Tugas KPID bukan saja literasi terkait penyiaran, tapi juga literasi untuk pengkonsumsi informasi. Kami berharap kepada masyarakat maupun generasi milenial untuk merubah pola pikir dengan cara mekonsumsi informasi yang bermamfaat,” tandasnya. (Gladis)

 

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password