Lagi, Anggota DPR RI Zuhdi Yahya Buka Bimtek Kepariwisataan

Dr.Ir.H.Zuhdi Yahya,MP bersama sejumlah narasumber dan peserta Bimtek. (foto : LVL)

DETAKKaltim.Com, BALIKPAPAN : Setelah sukses menggelar kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Pemasaran Pariwisata di Samarinda beberapa waktu lalu, Kementerian Pariwisata melalui Asisten Deputi Pengembangan Pemasaran I Regional III Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran I Kementerian Pariwisata kembali menggelar kegiatan serupa di Balikpapan, 18-19 September 2018.

Kegiatan yang digelar di Hotel Swiss Bel Hotel diikuti sekitar 50 orang peserta dari berbagai komunitas penggiat dunia pariwisata dari sejumlah daerah di Kalimantan Timur, menghadirkan narasumber Zuhdi Yahya anggota DPR RI Komis X yang membidangi pariwisata. Selain itu juga ada M Tazbir dari Kementerian Pariwisata, Kepala Dinas Pariwisata Balikpapan Umi Facessly, dan Rudiansyah Ketua Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI) Kalimantan Timur.

“Kegiatan ini diharapkan memberikan masukan sehingga bisa mendorong perkembangan pariwisata di Kalimantan Timur,” kata Zuhdi Yahya dalam sambutannya sebelum membuka kegiatan Bimtek tersebut.

Umi Facessly, dalam paparannya menyampaikan harapannya dalam kegiatan ini terjadi tukar menukar informasi dan menambah wawasan kepariwisataan.

“Saat ini Balikpapan fokus dalam tiga hal pembangunan kepariwisataan. Pertama, pengembangan jasa pariwisata, Kedua, pengembangan destinasi wisata, dan Ketiga pengembangan promosi dan kerja sama pariwisata,” kata Umi.

Sumbangsih sektor pariwisata dalam pembangunan di Balikapapan saat ini cukup signifikan, dari pendapatan asli daerah (PAD) yang berjumlah sekitar Rp600 Miliar, kata Umi, Rp130 Miliar itu bersumber dari sektor pariwisata. Dan Pantai Manggar sebagai salah satu destinasi wisata di Balikapapan menyumbang sekitar Rp4 Miliar.

Kegiatan Bimtek kali ini sedikit berbeda dengan sebelumnya dengan kehadiran Rudiansyah, Ketua HPI Kaltim yang berbagi ilmu tentang dunia pramuwisata (tour guide). Ia yang sudah puluhan tahun berkecimpung  dalam dunia “pelayan”, setidaknya begitu ia menyebut pekerjaannya, dengan lugas menyampaikan betapa pentingnya peran pramuwisata dalam dunia kepariwisataan sebagai garda depan.

Fugsi pramuwisata itu tidak hanya sekedar pemberi penjelasan, namun ia adalah kawan dalam perjalanan, pelindung keamanan, memimpin wisataan, dan pembimbing.

“Seorang pramuwisata harus memiliki skill, knowledge,dan etiket,” kata Rudiansyah.

Saat ini ada sekitar 70 orang pramuwisata aktif di Kaltim dari lebih 100 orang yang terdata, jelas Rusdiansyah lebih lanjut, proses rekruitmenpun terus dilakukan untuk regenerasi.

Kegiatan yang berlangsung 2 hari itu ditutup dengan pengenalan sejumlah destinasi di Kota Balikapapan. (LVL)

 

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password