Korban TB Biak 6 Mengadu ke Pemkab Kutim, Minta Perhatian dan Kepastian Hukum

Keluarga korban sampaikan tuntutan diterima Sekda Kutim. (foto: Aghwa)

DETAKKaltim.Com, KUTIM: Korban selamat dan keluarga korban tragedi kapal nelayan yang ditabrak  Tugboat Biak 6 yang menarik Tongkang Jaya Pratama Abadi 2 beberapa bulan lalu menuntut hak, Senin (10/9/2018).

Mereka melakukan aksi di depan Kantor Bupati Kutim.  Dalam tuntutannya, mereka meminta perhatian pemerintah terhadap nasib korban serta keluarga korban saat ini. Pasalnya, mereka minim perhatian. Cukup terbilang terabaikan.

“Segenap keluarga korban mengharapkan adanya perhatian dari pemerintah Kutim, terhadap nasib korban serta keluarga korban,” tulis spanduk yang dibentangkan tersebut.

Tidak hanya meminta perhatian pemerintah, pria yang meminta dirahasiakan namanya tersebut itu meminta kepada aparat Kepolisian, untuk terbuka terhadap seratus pelaku. Apakah menjadi tersangka atau dibebaskan tanpa syarat.

Karena hingga saat ini, korban selamat maupun keluarga korban tak mengetahui status pelaku.

“Kami juga meminta status hukum pelaku,” katanya.

Kemudian, tuntutan lainnya ialah meminta kepada pihak perusahaan menunaikan kewajibannya kepada korban. Mereka semua harus bertanggung jawab. Karena sampai saat ini, pihaknya belum mendapatkan hak seperti yang diharapkan.

“Kami juga minta tanggung jawab perusahaan,” katanya.

Mugeni, Assisten I Pemkab Kutim, menyambut baik tuntutan tersebut. Bersama Sekda Irawansyah, peserta aksi disambut dengan baik. Semua tuntutan ditampung untuk menjadi perhatian bersama.

“Sampaikan proposal. Ada aturan yang harus ditempuh. Kami akan berikan. Masukkan proposal, kami akan proses. Dinas Sosial akan memproses,” kata Mugeni.

Berita terkait : Minta Kepastian Hukum, Korban TB Biak 6 Tuntut Kompensasi

Pemkab Kutim, kata dia, tak akan menutup mata. Siapapun meminta bantuan, pihaknya pasti memberikan sesuai dengan kebutuhan.

“Pasti dibantu. Masukkan saja proposal,” katanya.

Sebelumnya, pada peristiwa mematikan tersebut, terdapat enam orang di kapal nelayan. Yakni, Zakaria, Marten,  Sino,  Suwardi, Razak  dan Rustam. Namun, dari hasil pencarian,  Zakaria dan Marten selamat. Sedangkan empat orang lainnya dinyatakan menghilang. (Aghwa)

 

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password