Bank Indonesia Gelar Workshop Edukasi Keuangan Anak Usia Dini

Peserta Worskshop Edukasi Keuangan Anak Usia Dini. (foto: LVL)

DETAKKaltim.Com, SAMARINDA : Sekitar 100 Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) mengikuti Workshop Edukasi Keuangan Anak Usia Dini di Hotel Bumi Senyiur Samarinda, Rabu(29/8/2018) pagi.

Kegiatan ini merupakan garapan Bank Indonesia Perwakilan Kaltim bekerja sama dengan Yayasan Kesejahteraan Anak Indonesia (YKAI).

M Nuh. (foto : LVL)

Kegiatan dihadiri Ketua PAUD Samarinda Puji Setyowati, Kepala Bank Indonesia (BI) Perwakilan Kaltim Muhamad Nur, Direktur Eksekutif  YKAI Winarti Sukaesih dan seluruh pengurus PAUD Kota Samarinda.

“Kegiatan workshop edukasi keuangan untuk anak usia dini sangat bermanfaat untuk lebih mengenalkan anak-anak kepada dunia nyata. Pendidikan usia dini sangat penting untuk lebih membentuk krakter anak, sehingga perlu kiranya diberi gizi sebagai faktor pendukung menjadi anak sehat,” kata Puji Setyowati.

Menurutnya, tugas dan tangggung jawab terhadap anak bukan hanya bersandar pada pemerintah semata, akan tetapi menjadi tanggung jawab kita semua. Kita harus bersenergi dengan komponen lainnya untuk pendidikan anak.

Muhamad Nur, Kepala Bank Indonesia Perwakilan Kaltim mengatakan workshop keuangan anak usia dini untuk PAUD merupakan program Bank Indonesia.

“Untuk anak usia dini memang  baru kita rintis dan mulai kerja sama dengan Yayasan Kesejahteraan Anak Indonesia, sedangkan yang sudah berjalan pihaknya memberi bea siswa terhadap pelajar SLTA maupun mahasiswa,” jelas Muhammad Nur usai pembukaan kegiatan.

Ia juga menjelaskan, selain kegiatan ini BI juga memiliki program pojok baca, dongeng untuk anak yang telah dimulai sejak tahun 2015, ini merupakan program nasional dan tidak ada batasan akhir pelaksanaannya.

Winarti Sukaesih, Direktur Eksekutif  YKAI menyampaikan bahwa dari awal pembentukan yayasan tersebut yang diutamakan adalah pembentukan program PAUD untuk anak anak usia dini.

“Kami menekankan pembentukan PAUD bukan sekedar hanya tempat bermain, akan tetapi yang sangat penting keselamatan anak yang lebih utama,” jelasnya.

Karena itu, ia menekankan bukan hanya secara kuantitas akan tetapi secara kualitas sebuah PAUD harus ditingkatkan seperti gedungnya, begitu juga seorang guru PAUD sudah memiliki sertifikasi. (LVL)

 

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password