Ketua DPRD PPU Nyaleg di Provinsi, Ini Penyebabnya

H.Nanang Ali, Ketua DPRD PPU kini mencalonkan diri menjadi anggota DPRD Kaltim periode 2019-2024. (foto:Amran)

DETAKKaltim.Com, SAMARINDA : Nanang Ali yang kini menjabat sebagai Ketua DPRD  Penajam Paser Utara (PPU) dari Partai Golkar kembali mencalonkan diri untuk menjadi anggota legislatif periode 2019-2024.

Namun ia tidak lagi mencalonkan diri di tingkat Kabupaten, akan tetapi naik ke tingkat Provinsi Kaltim dengan memilih daerah pemilihan (Dapil) PPU dan Paser. Dari kedua daerah tersebut, Nanang Ali optimis bisa meraih target minimal 18 ribu suara.

Berbagai pesoalan yang tidak bisa diselesaikan di Kabupaten karena kewenangannya ada di Provinsi mendorongnya untuk maju mencalonkan diri di tingkap Provinsi.

“Semenjak sejumlah kewenangan Kabupaten ditarik ke Provinsi banyak aspirasi masyarakat di daerah yang tidak mampu diserap oleh Kabupaten, inilah menjadi persoalaan yang harus carikan solusinya,” katanya kepada DETAKKaltim.Com saat ditemui di Kantornya, Selasa (25/7/2018).

Salah satu yang sering menjadi keluhan warga masyarakat dia contohkan, lambannya penyelesaian jalan lintas Provinsi yang menghubungkan Jalan Simpang Empat Petung dengan Kilometer 38 Samboja, yang sampai sekarang masih proses penyelesaian pengerjaan.

“Masih banyaknya aspirasi yang tidak bisa direalisasikan oleh Kabupaten karena keterbatasan anggaran, menyebabkan banyak keinginan masyarakat yang tidak bisa diwujudkan. Inilah yang menjadi motivasi melangkah maju menjadi calon DPRD Provinsi,” tegasnya.

Hal lain yang mengusik rasa keprihatinannya adalah terkait sumber daya manusia, khususnya sarana pendukung pendidikan. Di Kabupaten ini masih ada sekolah yang sampai sekarang belum mempunyai guru berstatus pegawai negeri, karena masih minimnya guru berstatus pegawai negeri.

Selanjutnya, kata Nanang Ali, masih banyak aspirasi warga masyarakat yang harus diperjuangkan seperti belum adanya kepastian standarisasi harga minimum tandan buah segar (TBS) Kelapa Sawit. Ini juga menjadi persoalan tersendiri yang dihadapi para petani Kelapa Sawit di Kabupaten ini, dan masih banyak kebijakan pemerintah yang belum dirasakan warga di daerah ini.

“Tentunya saya sangat berharap dukungan warga masyarakat di dua Kabupaten ini, PPU dan Paser untuk memberikan dukungannya. Lima tahun ke depan masih banyak aspirasi warga yang harus saya perjuangkan di Provinsi,” tandasnya. (amran) 

 

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password