RSI Kembali Memanas, Satpol PP Diminta Mundur

Aksi unjuk rasa pegawai Yarsi di depan Rumah Sakit Islam Samarinda. (foto : Melisa)

DETAKKaltim.Com, SAMARINDA : Sejumlah pegawai dan Yayasan Rumah Sakit Islam (Yarsi) Samarinda kembali menggelar aksi di depan Rumah Sakit Islam, Jalan Gurami, Samarinda, Kamis (12/7/2018) sejak Pukul 07:30 Wita.

Aksi ini turut diamankan sejumlah aparat keamanan dari Sat Sabhara Polresta Samarinda. Hingga Pukul 9:00 Wita puluhan personil Satpol PP Samarinda juga datang untuk mengamankan aksi ini dan disusul dengan Satpol PP Pemprov Kaltim. Hanya saja kedatangan Satpol PP justru menimbulkan adu mulut, antara personil Satpol PP dengan sejumlah pendukung Yarsi.

Seluruh masyarakat yang mendukung Yarsi sepakat meminta mundur kepada Satpol PP, dan tidak mencampuri aksi mereka.

“Satpol PP pulang saja, tarik mundur pasukan. Kami tetap aksi di sini,” ujar salah seorang peserta aksi yang tidak ingin namanya disebutkan.

Sementara itu Kasatpol PP Kaltim Gede Yusa meminta agar persoalan ini diselesaikan dengan damai.

“Kita masih menanti perhitungan aset Pemprov Kaltim. Jadi kita tunggu saja hasilnya, kami di sini hanya mengamankan,” ujar Gede Yusa.

Sementara itu Tim Advokasi Yarsi Sutrisno menentang akan hal ini.

“Kalau memang mau melakukan pengamanan, aset yang mana. Harus jelas, jangan bilang diamankan tapi tidak jelas barangnya yang mana dan jelas dasarnya apa,” ujar Sutrisno.

Terpisah, Dirut RSI Dokter Sadik Sahil menambahkan, selama dua tahun bersengketa dengan Pemprov Kaltim, masih melayani pemeriksaan kesehatan.

“Sampai saat ini karyawan masih ada 153 orang, dan kami tetap melayani dengan alat pemeriksaan serta obat-obatan yang ada, termasuk Klinik RSI,” tutup Syadiq.

Hingga berita ini diturunkan, sejumlah warga pendukung Yarsi masih bertahan di depan halaman RSI. (Melisa)

 

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password