Bersilaturrahmi dengan Bupati Terpilih, Yusran Sampaikan Sejumlah Harapan

Yusran Aspar berama AGM, Bupati terpilih pada Pilkada 27 Juni 2018. (foto : hms)

DETAKKaltim.Com, PENAJAM : Yusran Aspar, Bupati Penajam Paser Utara (PPU) pimpin pertemuan yang dirangkai dengan silahturrahmi seluruh komponen Pemerintah Daerah, bersama Pejabat Bupati dan Wakil Bupati terpilih Abdul Gafur Mashud (AGM) dan Wakilnya, Hamdam, di Kantor Bupati PPU Rabu, (11/7/2018).

Hadir juga dalam kegiatan ini jajaran  DPRD PPU, Kapolres PPU, AKBP Sabil Umar  Dandim 0913, Letkol Inf Mahmud, Kajari PPU, Darfiah, Kepala SKPD,  masing-masing Camat, Lurah dan Kepala Desa se Kabupaten PPU. Pertemuan ini juga sekaligus merupakan perkenalan Bupati PPU terpilih dengan seluruh jajaran Pemkab PPU.

Dalam pertemuan yang berlangsung selama hampir dua jam ini, Bupati PPU Yusran Aspar secara terbuka banyak mengisahkan perjuangannya selama dua kali menjabat sebagai Kepala Daerah di Benuo Taka itu. Termasuk menyampaikan berbagai gagasan dan terobosan  yang telah ia ciptakan untuk kemajuan Kabupaten PPU saat ini dan  ke depan.

Ia juga berharap sejumlah gagasan yang memang telah diciptakan untuk kesejahteraan masyarakat tersebut, dapat dilanjutkan dalam kepemimpinan yang baru ini. Namun ia juga mengakui beberapa gagasan dan ide untuk kemajuan daerah belum bisa dipahami oleh sejumlah kalangan.

Salah satu yang menjadi isu dalam masyarakat saat ini, lanjutnya, adalah terkait rencana pembangunan Jembatan Tol Teluk Balikpapan yang saat ini dianggap oleh sejumlah kalangan tidak memberikan dampak positif bagi masyarakat. Padahal, menurut Yusran Aspar, jika masih ada pendapat yang demikian itu salah besar. Justru dengan terbangunnya jembatan tersebut akan memberikan kemajuan yang sangat luar biasa bagi daerah.

“Beberapa contoh kecil pastilah harga lahan masyarakat PPU memiliki nilai jual tinggi. Kemudian saat ini berbagai pembangunan fasilitas penunjang untuk kebutuhan pembangunan Jembatan Tol telah dikerjakan, seperti di Buluminung ada pabrik Precatt milik Waskita Karya yang merupakan pabrik beton tiang jembatan. Di Kecamatan Babulu juga ada pembangunan Pabrik PT Bagus Jaya Mandiri yang merupakan pengelolaan batu gunung, yang semuanya membutuhkan tenaga kerja besar dan ini merupakan beberapa contoh dampak positif bagi  kemajuan daerah,” bebernya.

Ada juga anggapan masih  berkembang bahwa pembangunan jembatan Tol Teluk Balikpapan hanya akan menghabiskan APBD PPU, itu adalah informasi yang salah karena semua pembiayaan pembangunan jembatan terpanjang di Indonesia itu akan dibiayai oleh pihak ketiga atau Insvestor.

“Jembatan ini telah teruji bahwa pembangunannya layak secara teknis, layak secara ekonomi dan layak secara finansial sehingga pastilah setiap insvestor tertarik untuk berinvestasi didalamnya,” jelasnya.

Berbagai kemajuan, kata Yusran, telah terlihat nyata di Kabupaten PPU. Kemajuan itu bahkan bukan hanya dalam bidang pembangunan daerah, tetapi urusan pemerintahanpun Kabupaten PPU saat ini telah memperoleh prestasi yang sangat membanggakan, bahkan hingga tingkat nasional.

Dalam urusan pemerintahan, kata Yusran Aspar, belum lama ini Kabupaten PPU telah berhasil memperoleh penghargaan dengan  predikat bintang satu atau kategori sangat tinggi, dalam penyusunan laporan penyelenggaraan pemerintahan daerah (LPPD) untuk tahun anggaran 2017. Predikat bintang satu itu diraih setelah PPU mendapatkan penilaian dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) minus C selama tiga atau empat tahun sebelumnya.

Berdasarkan hasil evaluasi Kemendagri, PPU berada di urutan 104 dari 397 Kabupaten se-Indonesia.  Sementara untuk Kabupaten di Kalimantan Timur (Kaltim), PPU berada di urutan ketiga di bawah Kutai Kartanegara (Kukar) dan Berau. Untuk mencapai penilaian bintang satu ini bukan perkara mudah. Karena dalam pelaporan pertanggungjawaban setiap organisasi perangkat daerah (OPD), masih ada yang ditemukan kesalahan. Sehingga harus dievaluasi kembali.

“Isi laporan itu mencerminkan kinerja pemerintah daerah. Bagaimana menata perencanaan anggaran, pelaksanaan sampai pada pertanggungjawaban. Sejauh mana kita mampu mendeskripsikan masing-masing program, manfaatnya apa yang berkaitan dengan RPJM (rencana pembangunan jangka menengah),” jelasnya.

Ditambahkan Yusran Aspar, berbagai kemajuan dan prestasi telah diraih oleh Kabupaten PPU hingga saat ini. Diusianya yang masih tergolong muda ini, bahkan Kabupaten PPU mampu sejajar dengan Kabupaten/Kota lainnya di Kaltim yang usianya terpaut jauh dengan PPU. Tentunya capaian  itu semua diperoleh tidak semudah membalikkan telapak tangan, namun ada kerja keras dari semua jajaran pemerintah dan tentunya dukungan dari seluruh masyarakat PPU.

“Pembangunan di satu daerah  memang tidak ada kata selesai, namun terus berkelanjutan dari satu pemimpin kepada pemimpin berikutnya. Melalui pertemuan ini, kami berharap apa yang telah menjadi program keberhasilan daerah dapat dilanjutkan oleh Bupati terpilih selanjutnya,” pintanya.

Dalam sambutannya, Bupati PPU terpilih Abdul Gafur Masud mengatakan bahwa program yang baik pasti akan menghasilkan ekonomi yang baik. Untuk mewujudkan itu tentunya adalah harus ada sinergi yang baik dari semua komponen di daerah.

“Kami meyakini bahwa melalui kerja sama yang baik serta penyatuan pemikiran maka akan menghasilkan yang baik juga. Ke depan kami ingin bersinergis untuk mewujudkan suatu daerah yang lebih maju lagi, sejahterah dan tentunya religius,” ungkapnya.

Ditambahkan dia, berbagai program Pemerintah Daerah yang telah ada untuk kemajuan daerah yang merupakan gagasan Bupati Yusran Aspar, juga siap untuk dilanjutkan untuk kemajuan Kabupaten PPU ke depan. (Humas6/LVL)

 

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password