Dinilai Rugikan Warga, Ketua RT Jenebora Kecewa Kehadiran Pegawai Kelurahan Rendah

Kantor Kelurahan Jenebora dan Abdul Azis (insert/foto : Amran)

DETAKKaltim.Com, PPU : Rendahnya tingkat kehadiran pegawai di 2 Kelurahan yaitu Kelurahan Jenebora dan Kelurahan Gersik di Kecamatan Penajam, Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur, berdampak sangat kurang baik bagi masyarakat.

Hal ini menjadi sorotan Abdul Azis, Ketua RT 01 Kelurahan Jenebora. Menurutnya, layanan urusan administrasi di masyarakat menjadi lamban. Iapun mencontohkan, untuk mengurus surat keterangan tidak mampu (SKTM) di Kelurahan Jenebora terkadang warga harus menunggu sampai tiga hari.

Kantor Lurah Gersik. (foto : Amran)

“Sudah tiga tahun ini tingkat kehadiran pegawai di Kelurahan ini kurang baik,” ujar Abdul Azis, Senin (9/7/2018).

Di hapadan Abdul Azis, hal tersebut langsung dikonfirmasi DETAKKaltim.Com kepada salah seorang pegawai honerer di Kelurahan ini yang meminta namanya tidak disebut. Ia mengatakan ada 15 pegawai di Kelurahan ini, namun hari ini yang hadir hanya dua orang saja.

Ia membenarkan kalau tingkat kehadiran pegawan di Kelurahan Jenebora sangat rendah.

“Lebih miris lagi, umumnya yang melakukannya yang sudah menjadi PNS,” bebernya.

Azis menambahkan, untuk pelayanan mengurus surat menyurut biasa warga lebih percaya kepada dirinya sebagai Ketua Rukun Tetangga. Pasalnya, pelayanan di Kelurahan dinilai warganya kurang baik dan harus dibenahi.

“Untuk membuat dokumen surat menyurat tidak bisa selesai satu hari, tergantung dari kehadiran Lurah beserta staf yang membidangi,” keluhnya.

Azis berharap tingkat kehadiran pegawai Kelurahan Jenebora sesegera mungkin diubah. Meskipun demikian, dia juga mengatakan kemungkinan salah satu penyebab hal itu terjadi karena akses transportasi umum warga di daerah ini menggunan kapal. Dan untuk sampai ke daerah ini harus lewat air dengan menggunakan kapal atau sejenisnya, karena pengerjaan jalan darat di kedua Kelurahan ini masih dalam tahap penyelesaian.

“Kecuali musim kamarau bisa ditempuh menggunakan kendaraan,” sebut Azis.

Kemudian di Kelurahan Gersik, dari pantauan media ini. Hanya ada 2 pegawai yang hadir hari ini, Senin (9/7/2018).  Padahal dari papan informasi pegawai tertera ada 20 pegawai yang bekerja di Kelurahan ini.

Marwah, salah seorang staf di Kelurahan berdalih kalau Lurah ada dinas luar ke Penajam. Dan pegawai lain lagi mengurus anaknya yang baru masuk sekolah. (amran)

 

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password