Paslon Isran-Hadi Menang, Rekapitulasi Penghitungan Suara Pilgub Kaltim

Ketua KPU Kaltim M Taufik membuka sampul dokumen hasil rekapitulasi perhitungan suara pemilihan Gubernur-Wakil Gubernur di Kabupaten Paser disaksikan anggota KPU Paser dan anggota Bawaslu. (foto : LVL)

DETAKKaltim.Com, SAMARINDA : Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kaltim menggelar Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Penetapan Penghitungan Suara Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Kaltim 2018 di Hotel Bumi Senyiur Samarinda,  Minggu (8/7/2018) pagi.

Pantauan DETAKKaltim.Com di lokasi kegiatan, seluruh Komisioner dari 10 KPU Kabupaten/Kota yang ada di Kaltim sudah terlihat di dalam ruangan pada Pukul 09:00 Wita. Begitu juga 5 Komisioner KPU Kaltim sudah terlihat. Tidak ketinggalan Bawaslu juga sudah terlihat.

Berdasarkan rekapitulasi penghitungan suara dari seluruh Kabupaten/Kota diketahui pasangan calon (Paslon) Sofyan-Rizal meraih 288.166 suara (21,61%), Jaang-Ferdi meraih 302.987 (22,72%) suara, Isran-Hadi meraih 417.711 suara (31,33%), dan Rusmadi–Safaruddin meraih 324.226 suara (24,32%).

Isran-Hadi sebagai peraih suara terbanyak unggul di 5 Kabupaten/Kota, masing-masing Berau, Samarinda, Kutai Kartanegara, Paser, dan Penajam Paser Utara.

Untuk Kota Balikpapan Rusmadi-Safaruddin mengungguli Paslon lainnya. Sedangkan Sofyan-Rizal unggul di Kota Bontang, dan Jaang-Ferdi unggul di Kutai Barat, Kutai Timur, dan Mahakam Ulu.

Setelah penetapan rekapitulasi penghitungan suara ini, selanjutnya KPU Kaltim akan menggelar kembali Rapat Pleno Penetapan Pasangan Calon Gubernur-Wakil Gubernur terpilih.

Terkait hal itu, M Taufik, Ketua KPU Kaltim saat dikonfirmasi mengatakan penetapan Paslon terpilih dijadwalkan tiga hari setelah penetapan rekapitulasi penghitungan suara, jika tidak ada gugatan ke Mahkamah Konstitusi.

“Kita masih menunggu sampai dengan tiga hari ke depan terkait dengan penetapan, kalau sudah tidak ada gugatan berarti kita tetapkan. Tapi kalau ada gugatan berarti kita harus tunda sampai dengan penetapan di PHP (Perselisihan Hasil Pemilihan) selesai,” jelas Taufik.

Meski awalnya Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Penetapan Penghitungan Suara Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Kaltim 2018 ini dihadiri seluruh saksi Paslon, namun saksi Paslon nomor 4 memilih walk out sebelum perhitungan suara dimulai.

Tiga saksi Paslon lainnya yang tetap mengikuti Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Penetapan Penghitungan Suara Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Kaltim 2018, menyatakan menerima hasil rekapitulasi tersebut.

“Menyikapi hasil rapat pleno terbuka rekapitulasi dan Penetapan Penghitungan Suara pemilihan Gubernur Kalimatan Timur, Paslon nomor 2 sebagaimana yang pernah dilakukan pada saat deklarasi bahwa siap menang siap kalah. Kami konsisten dengan itu, yaitu menerima apapun hasil penetapan ini secara ikhlas,” kata Sarifuddin Tangalindo yang menjadi saksi Paslon nomor 2 dalam rapat pleno ini.

Meski belum mencapai target nasional angka partisipasi pemilih pada Pilgub kali ini, namun menurut Ketua KPU Kaltim dibandingkan dengan Pilgub sebelumnya tetap mengalami peningkatan. Pada Pilgub ini angka partisipasi mencapai 59,4 persen. (LVL).

 

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password