Hadirkan Mantan Komisioner, KPU Kaltim Gelar Rakor Antisipasi Sengketa Pilgub

Viko Januardhy, S.Sos, MA, memberikan keterangan kepada awak media. (foto : ist)

DETAKKaltim.Com, SAMARINDA : Tahapan demi tahapan pelaksanaan pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Kaltim terus terlewati, masa pencoblosanpun kian dekat. KPU Kaltim sebagai lembaga penyelenggara dan yang memiliki tanggung jawab pelaksanaan pesta demokrasi lokal tersebut, terus melakukan kegiatan persiapan agar bisa terlaksana dengan baik.

Salah satunya dengan menggelar rapat koordinasi (Rakor) dengan KPU Kabupaten/Kota dalam rangka persiapan menghadapi sengketa Pilgub, setelah rekapitulasi perhitungan suara secara resmi diumumkan tanggal 7 hingga 9 Juli 2018 mendatang.

Rakor ini diselenggarakan KPU Kaltim selama 2 hari untuk membekali bagian Devisi hukum dan para staf KPU tentang persiapan penyelesaian sengketa Pilgub Kaltim, dengan menghadirkan Bawaslu sebagai narasumber yang membawakan materi pengawasan dalam tahapan Pilkada Gubernur Kaltim, sesuai Undang-undang nomor 10 tahun 2016 dan PKPU nomor 2 tahun 2018, tentang tahapan, jadwal, dan program Pilkada 2018.

KPU Kaltim juga mendatangkan dua2 pakar Pilgub, yakni Muhammad Muhdar dan Mahendra Putra, dari Fakultas Hukum Universitas Mulawarman, Samarinda.

Kedua pakar Pilgub yang membidangi masalah sengketa Pilkada ini membawakan materi, bagaimana mengenali problem sengketa Pilgub sejak dini.

Selain para pakar Pilgub, Mantan Komisioner KPU Kaltim yang sekarang berprofesi sebagai lawyer juga dihadirkan dalam rakor itu.

Dia adalah Jopri SH yang pernah memiliki pengalaman menangani masalah sengketa Pilgub di MK.

Hal ini disampaikan Divisi Hukum KPU Kaltim Viko Januardhy kepada wartawan di acara konfrensi Pers di Hotel Harris, Samarinda, Kamis (7/6/2018) sore.

Menurut Komisioner KPU Kaltim ini, sesuai dengan Tupoksi Divisi Hukum, Rakor dilaksanakan untuk melakukan antisipasi bilamana terjadi sengketa Pilgub usai dilaksanakannya rekapitulasi perhitungan suara.

“Artinya kami sudah siap menghadapi sesuai aturan ketika sengketa Pilgub itu ada,” sebut Viko kepada wartawan.

Hadir di acara konfrensi Pers yang dirangkai buka puasa bersama dengan kalangan Jurnalis, Sekretaris KPU Kaltim Syarifuddin Rusli dan Ida Farida, Komisioner KPU Kaltim.

Pada kesempatan itu Syarifuddin dan Ida mengucapkan ribuan terima kasih kepada seluruh Wartawan, baik itu media cetak, Online, TV dan Radio atas peran sertanya membantu KPU Kaltim melakukan peliputan pemberitaan terkait pelaksanaan Pilgub Kaltim.

Ida berharap kalangan Wartawan bisa turut mengawasi tahapan hingga pelaksanaan pencoblosan, dan rekapitulasi suara.

Diapun berpesan agar kalangan Jurnalis di Samarinda tidak Golput pada pencoblosan tanggal 27 Juni yang tinggal menghitung hari. (LVL)

 

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password