Minta Ditertibkan, Begarakan dengan House Music Bikin Warga Resah

Begarakan diisi dengan musik yang tidak islami mengundang keresahan warga. (foto : Z7)

DETAKKaltim.Com, SAMARINDA : Bukannya membangunkan orang untuk sahur dengan musik yang Islami namun, malah meresahkan serta menggangu.

Puluhan anak-anak yang berkeliling Samarinda menggunakan kendaraan roda empat dan membawa sound sistem besar serta menyalakan musik house yang nyaring, membuat warga merasa terganggu bahkan meresahkan. Pasalnya mereka berkeliling dengan joget yang tak pantas lelaki dan perempuan membuat warga geram.

“Setiap malam mereka seperti itu, cukup meresahkan juga karena tidak nyaman dilihat pada bulan yang suci ini,” kata Rahmad, warga Jalan Lambung Mangkurat, Kamis (31/5/2018) dini hari.

Senada, warga lainnya di jalan Muso Salim, Faisal, juga menyebutkan, begarakan sahur yang tidak mencerminkan budaya Islami tersebut wajib ditertibkan.

“Masa malam hingga pagi, anak perempuan seperti itu ikut begarakan sahur. Seharusnya ini ditertibkan, terlebih musik yang dimainkan bukan musik Islami melainkan musik house,” ucapnya.

Tak jauh berbeda, Mujhannur warga di Jalan KH Wahid Hasyim pun merasa terganggu, pasalnya musik house tersebut dianggap tidak layak dimainkan untuk membangunkan sahur.

“Kalau bisa ditertibkan, kan jelas menggangu. Itu niatnya bukan bangunkan orang sahur lebih ke hura-hura. Tentunya orang tuanya wajib tahu kelakuan anaknya yang tidak ada di rumah,” pungkasnya.

Berdasarkan pantuan media ini, jalan yang di lewati anak-anak yang menggunakan house musik ini di antaranya Jalan Lambung Mangkurat, Jalan Merdeka, Jalan Pelita, Jalan Biawan, Jalan Muso Salim, Jalan Otto Iskandardinata, KH Wahid Hasyim dan Jalan Padat Karya di Bengkuring. (Z7)

 

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password