Titik Longsor Bertambah, 2 Rumah Tidak Bisa Ditempati Lagi

Angota Brimob Polda Kaltim membantu warga yang tertimpa musibah tanah longsor. (foto:1st)

DETAKKaltim.Com, SAMARINDA : Titik longsor di Samarinda bertambah, sebelumnya diketahui ada 5 titik longsor yang terjadi namun belakangan berdasarkan informasi dari warga kini titik longsor bertambah, Selasa (22/5/2018).

Longsor itupun menghantam 2 bangunan warga di Jalan Jelawat, Gang 9, RT 38 Kelurahan Sidodamai, Kecamatan Samarinda Ilir. Untungnya tidak ada korban dalam musibah tersebut, meskipun kerugian ditaksir puluhan juta rupiah.

Nanang Arifin, Staf Bidang Tanggap darurat dan Evakuasi BPBD Samarinda menerangkan, pihaknya kembali mendapatkan informasi dari warga dan langsung mendatangi lokasi longor. Di lokasi pihaknya mendapatkan 2 bangunan yang terkena longsor, 1 bangunan terpaksa dibongkar karena sudah miring sedangan 1 bangunan lainnya longsor di dapur dan sebuah kamar.

“Ya bertambah lagi titik longsor pada hari ini, ada dua bangunan yang terjadi longsor. Menurut informasi yang kami dapat di lokasi, waktu kejadian sama seperti longsor sebelumnya, menjelang Magrib pada Senin (21/5/2018) kemarin,” katanya Selasa (22/05/2018) di lokasi longsor.

Puryadi, saksi mata yang juga korban longsor menyebutkan, longsor terjadi usai hujan lebat mengguyur daerah tersebut. Dan saat itu sedang mempersiapkan waktu untuk berbuka puasa. Ia yang tinggal dengan anak dan istrinyapun saat ini sudah mengungsi ke rumah keluarganya yang tidak jauh dari lokasi kejadian.

“Anak dan istri saya amankan ke rumah keluarga. Yang terkena longsor, kamar mandi, dapur dan sebuah kamar. Kerugian diperkirakan 15 juta Rupiah. Rumah tinggal separu saja yang bisa di lakukan rehab dan belum bisa dipastikan kapan bisa kembali ditempati,” terangnya.

Di lokasi yang berbeda, Camat Syamsu Alam yang ditemui DETAKKaltim.Com mengaku sudah mendatangi beberapa lokasi yang terjadi longsor. Ia menghimbau kepada warga untuk selalu aktif memberikan informasi mengenai wilayah yang terjadi longsor tersebut. Dia juga meminta kepada warga untuk meninggalkan rumah yang longsor agar menghindari terjadinya korban jiwa.

“Ada beberapa lokasi longsor yang terjadi di daerah Samarinda Ilir dan sebagian sudah saya datangi untuk melihat langsung kondisi yang terjadi. Dan saya meminta kepada warga selalu waspada akan bencana longsor susulan yang kapan saja bisa terjadi,” ucap Syamsu.

Berita terkait : Sehari 5 Longsor terjadi di Samarinda, 1 Rumah Ambruk

Syamsu berterima kasih kepada BPBD Samarinda, relawan kebencanaan dan Brimob yang sigap ke lokasi longsor dan melakukan upaya pertolongan kepada warga yang membutuhkan pertolongan.

“Saya berterima kasih semuanya sigap dalam menjalakan tugas. Dan cuaca ekstrim ini kita tingkatkan kewaspadaan bersama di lingkungan kita terutama di titik yang kerap terjadi bencana,” tandasnya. (Z7)

 

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password