Kasus Dugaan Penyerobotan Lahan 227 Hektar, Warga Masih Bersabar

Adi Kustaman menerima kunjungan Ketua Aliansi Masyarakat Bersatu, Kecamatan Sepaku. (foto:amran)

DETAKKaltim.Com, PPU : Adi Kustaman, Kasi Tata Pemerintahan, Kecamatan Sepaku, Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur, membenarkan adanya pertemuan antara Pemerintah dan pihak PT Agro Indomas di Kantor Bupati, Senin (21/5/2018).

Namun Adi enggan berkomentar lebih jauh hasil dari pertemuan pihak manajeme perusahaan dengan pihak pemerintah.

Kemudian Adi juga menerima kunjungan Hendri Yanto, Ketua Aliansi Masyarakat Bersatu, Kecamatan Sepaku.

“Pertemuan selain bersilaturrahmi, kami melakukan koordinasi dengan pihak Kecamatan,” kata Hendri kepada DETAKKaltim.Com, Selasa (22/5/2018) pagi .

Di hadapan Adi Kustaman, Hendri menjelaskan terkait dugaan penyerobotan lahan 227 hektar yang dilakukan oleh PT Agro Indomas. Ini jelas dimiliki oleh 227 kepala keluarga secara kolektip.

“Lahan ini dibagikan satu hektar satu kepala keluarga diperoleh dari Kementerian Transmigrasi dan Tenaga Kerja pada tahun 1977,” jelas Hendri.

Lebih lanjut Hendri menjelaskan, selain lahan perumahan dan pekarangan seluas satu hektar ini diperuntukkan untuk warga transmigrasi pada waktu itu. Sebagian lahan cadangan biasanya para petani menanam sayuran sebagai upaya meningkatkan taraf hidup warga transmigrasi  kala itu.

Berita terkait : Dugaan Penyerobotan Lahan Warga, Pemkab PPU Segera Panggil PT Agro Indomas

Kemudian dalam perjalanannya di era tahun 1980, para petani kemudian menjadi binaan Pemerintah menanam rumput pakan Sapi dan tumbuhan tanaman kehutanan, seperti Mahoni, Karet, dan beberapa tanaman lainnya.

Sampai pada akhirnya diserobot oleh PT Agro Indomas, masih kata Hedri, meski sudah bertahun-tahun persoalaan ini belum ada kesepakatan pemilik lahan. Padahal sebelumnya PT Agro Indomas sudah berjanji, tapi kenyataannya sampai saat ini warga belum menerima ganti rugi.

“Kami tetap bersabar dan menahan diri, menunggu proses penyelesaian yang dimediasi oleh Pemerintah yang berkomitmen dalam dua minggu akan menyelesaikan masalah ini,” tandas Hendri. (amran)

 

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password