Soal Air Bersih, Cagub Rusmadi Sebut Persoalan Serius Balikpapan

Cagub Rusmadi di Prapatan Balikpapan. (foto:4TM)

DETAKKaltim.Com, BALIKPAPAN : Jelang debat kandidat Pilgub Kaltim edisi Ke-2 yang akan disiarkan secara langsung Televisi nasional INEWS dari MNC Group, 9 Mei 2018, pasangan Rusmadi-Safaruddin sengaja meluangkan waktu bersama-sama di Balikpapan sejak hari Sabtu (5/5/2018) lalu. Keduanya tampil bersama di acara–acara kampanye budaya.

Sejak ditetapkan sebagai peserta Pemilu 2018, Rusmadi maupun Safaruddin jarang tampil bersama. Keduanya bergerak sendiri-sendiri menemui warga di seluruh Kabupaten/Kota. Ketika Rusmadi blusukan di Kutai Timur, Safaruddin di Penajam Paser Utara. Saat Rusmadi ke Kabupaten Berau, Safaruddin menyisir kawasan pesisir di Kabupaten Paser.

“Walau jarang bertemu, tetapi komunikasi kami berjalan lancar. Kaltim ini kan sangat luas, jadi kami atur jadwal secara matang. Kita berterima kasih dengan tim pemenangan dan juga relawan, yang begitu bergembira di lapangan. Insya Allah, jika semua dilakukan dengan ikhlas, hasilnya baik,” ucap Rusmadi.

Bicara hasil ‘kerja’ tim, Rusmadi maupun Safaruddin merasakan sendiri bagaimana perubahan penerimaan masyarakat saat pertama diumumkan menjadi peserta Pilkada, dan setelah 2 bulan kemudian. Antusiasme masyarakat kepada keduanya, semakin hari kian meningkat.

SAMBUTAN WARGA BALIKPAPAN

Sambutan hangat terasa saat Rusmadi mengunjungi Kampung Graha Kariangau. Di kampung ini, sejak pagi hari, masyarakat satu persatu datang ke lokasi acara ingin bertatap muka dengan calon Gubernur nomor 4 yang berlatar belakang staf pengajar Universitas Mulawarman.

Pedagang kecil seperti penjual pentol, minuman es hingga penjual mainan anak-anak ikut meriahkan kampanye budaya di Kariangau.

“Saya senang, infrastruktur kota Balikpapan sudah lebih baik,” kata Rusmadi dalam orasinya di kampanye budaya.

Kota Balikpapan, telah banyak dibantu Pemerintah Provinsi Kaltim. Salah satunya, pembangunan terminal baru Bandara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman dan pemindahan peti kemas dari Pelabuhan Semayang ke Kariangau.

“Dan, saya ikut merencanakan pembangunan terminal bandara dan pemindahan peti kemas di Balikpapan, semasa menjadi Kepala Bappeda Kaltim,” ujar Rusmadi.

Meski banyak kemajuan yang dicapai, Rusmadi mengakui masyarakat Kota Balikpapan menghadapi persoalan serius, tersedianya air bersih. Hal ini harus dituntaskan masalahnya dengan ketersediaan air dari hutan Manggar, dan menyelesaikan pembangunan Waduk Teritip.

Usai kunjungi warga Kariangau, Rusmadi yang berkorban berhenti dari Pegawai Negeri Sipil (PNS) untuk Pilgub Kaltim, melanjutkan kampanye budaya di Balikpapan Tengah. Di sini, lagi-lagi Rusmadi disambut kerumunan masyarakat yang juga sekaligus menikmati hiburan Kuda Lumping.

“Rusmadi-Safaruddin maju di Pilgub dengan niat yang ikhlas mengabdi melayani masyarakat. Prioritas kami adalah membuka lapangan pekerjaan agar bisa mengurangi pengangguran,” jelas Rusmadi ketika berorasi di Balikpapan Tengah dengan cuaca yang panas.

Meski di bawah terik matahari, Rusmadi tetap penuh semangat meminta masyarakat Balikpapan menyatukan niat dan berjuang bersama, memajukan Kaltim dengan tidak salah pilih pemimpin Gubernur.

“Tanggal 27 Juni 2018, merupakan momen yang penting bagi Bapak-Bapak Ibu-ibu. Jangan sampai salah pilih. Pilih pemimpin yang amanah. Saya dan Bapak Safaruddin maju di Pilgub Kaltim untuk berbakti memajukan Kaltim yang kita cintai,” kata Rusmadi.

Pada malam harinya, Rusmadi kembali menghadiri tatap muka dengan masyarakat Prapatan Balikpapan. Saat tiba, Rusmadi sudah disambut ratusan warga berkumpul di lapangan.

Di sini, Rusmadi menyatakan program unggulan 2018-2023 Kaltim Bermartabat yaitu 5.000 WiFi gratis menjadi perhatiannya untuk dilaksanakan.

“Kita akan sediakan 5000 WiFi gratis, saya menjadi Gubernur Kaltim dengan izin Allah SWT. Insya Allah, di pusat Kecamatan (Prapatan) termasuk akan kita pasang WiFi gratis,” kata Rusmadi.

Menurut Rusmadi, WiFi gratis ini untuk menunjang anak muda yang kembangkan bisnis usaha online. Sehingga, lapangan kerja semakin terbuka. Penggangguran bisa berkurang.

Selain WiFi gratis, Rusmadi kembali berbicara pentingnya pendidikan. Dalam program unggulan Kaltim Bermartabat akan dibagikan beasiswa 50 ribu anak-anak yang berprestasi dan tidak mampu.

“Bangsa yang maju, bangsa yang generasi mudanya berpendidikan. Dan saya ketika menjabat Gubernur Kaltim mewajibkan anak-anak kita sekolah 12 tahun. Bila ada orang tua yang tidak mampu biaya sekolah anaknya, laporkan. Agar, kita bantu dan jangan sampai anak putus sekolah, ” tandas Rusmadi. (LVL)

 

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password