Hermanto, Asisten I Pemkot Samarinda Calonkan Diri Jadi Anggota DPD RI

Hermanto. (foto:LVL)

DETAKKaltim.Com, SAMARINDA : Hermanto, mantan Kepala Kesbangpol Kota Samarinda, mantan Sekwan DPRD Samarinda, dan sejumlah jabatan strategis lainnya termasuk asisten I di Pemerintah Kota Samarinda yang dijabatnya saat ini, akan memasuki masa pensiun per 1 Mei 2018 memutuskan mencalonkan diri menjadi anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Republik Indonesia (RI) .

Kepada sejumlah wartawan Hermanto mengatakan, motivasinya mencalonkan diri menjadi anggota DPD RI adalah untuk memberikan sumbangsih pemikiran dan pengalamannya selama kurang lebih 40 tahun di birokrasi.

“Kalau itu dinilai masyarakat bermamfaat saya siap, apa bila nantinya masyarakat menilainya apa yang saya lakukan selama ini kurang bermamfaat, saya juga nggak ada masalah. Sekedar mendarmabhaktikan apa yang saya miliki,” ujar Hermanto di salah satu rumah makan di kawasan Prevab Samarinda, Minggu (22/4/2018).

Hermanto mengatakan, dukungan KTP sebagai persyaratan untuk mencalonkan diri menjadi anggota  DPD RI telah terkumpul sekitar 6.800 dari 10 Kabupaten/Kota di Kaltim teramasuk dari Mahakam Ulu, berasal dari masyarakat yang mendorongnya untuk maju dan telah distorkan ke KPU Kaltim sebanyak 2.350 sebagai persyaratan.

Sejumlah tokoh masyarakat Kaltim mendaftar untuk merebut kursi anggota DPD RI daerah pemilihan (Dapil) Kaltim ini, sehingga persaingan dinilai akan menjadi sangat ketat. Menanggapi hal tersebut, Hermanto mengatakan tidak ada masalah. Ia menganggap biasa saja, tergantung masyarakat yang akan memilih. Ia cukup optimis karena dukungan KTP yang diperolehnya diantar sendiri masyarakat yang mendorongnya untuk maju tanpa mengeluarkan uang 1 rupiahpun.

“Mereka datang sendiri, malah saya stop. Kalau ditampung terus, puluhan ribu,” kata Hermanto.

Meski telah menyeleksi jumlah dukungan KTP yang distorkan ke KPU agar tidak terjadi dukungan ganda dengan calon lain, Hermanto mengatakan, tetap menyiapkan lebih 4 ribu dukungan lagi untuk mengantisipasi hal tersebut. Karena jika terjadi dukungan KTP ganda maka akan dipotong jumlah dukungan tersebut.

Soal tim sukses, Hermanto yang pernah menjabat sebagai Ketua FKPPI Kaltim mengatakan mengandalkan anggota organisasinya tersebut yang ada hingga tingkat Kecamatan. Karena dukungan KTP yang diperolehnya juga sebagian berasal dari mereka. (LVL)

 

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password