Bertemu Isran Noor, Cawagub Safaruddin : Beliau Saudara Saya

Safaruddin dan Isran Noor saat bertemu di pesta pernikahan putra Ketua KKSS Samarinda. (foto:4TM)

DETAKKaltim.Com, SAMARINDA : Irjen Pol (Purn) Safaruddin, calon Wakil Gubernur Kaltim nomor 4 sengaja datang jauh-jauh dari kediamannya di Balikpapan ke Samarinda untuk menghadiri acara pesta pernikahan putra Ketua KKSS Samarinda di GOR Segiri, Minggu (22/4/2018).

Tak disangka, pasangan Rusmadi ini bertemu dengan Isran Noor, lawan politiknya pada Pilgub Kaltim 2018 di acara pesta pernikahan tersebut.

“Ah, jangan bilang lawan politik. Beliau saudara saya,” ujar Safaruddin ketika ditanya Wartawan apa saja yang dibincangkan dengan Isran Noor saat bertemu.

Bagi Safaruddin, baginya tak ada istilah “musuh”. Sejak bertugas di Kepolisian hingga meraih jabatan Kapolda Kaltim, dia berkawan dengan tokoh-tokoh masyarakat di manapun ditugaskan.  Begitu juga dengan Isran Noor yang sebelumnya adalah Bupati Kutai Timur.

“Tugas saya sebagai Kapolda Kaltim kan menjaga agar situasi dan kondisi di Kaltim kondusif. Itu semua bisa terlaksana karena kedekatan dan komunikasi saya dengan tokoh-tokoh masyarakat, juga dengan para Walikota dan Bupati,” ujarnya.

Tak hanya dengan Isran Noor, Safaruddin sehabis sosialisasi di Loa Kulu, Kutai Kartanegara juga mengunjungi rumah anggota DPRD Kukar, Isnaeni. Padahal, Isnaeni adalah politikus Partai Golkar di mana partai tersebut menjadi pengusung Sofyan Hasdam-Rizal Effendi.

Ceritanya, malam itu Safaruddin dan rombongan akan menginap di Hotel Grand Fatma, karena malamnya akan menghadiri undangan warga Desa Bakungan, Kecamatan Loa Janan. Namun setelah istirahat sejenak di lobi hotel, sekitar Pukul 19:10 Wita, Safaruddin malah memutuskan tidak jadi menginap dan menggantinya dengan mengunjungi rumah Isnaini.

Di rumah tokoh Golkar ini, Safaruddin bersama rombongan dijamu makan malam. Turut hadir juga beberapa tokoh masyarakat, termasuk Ketua DPC Hanura Kukar, Ishak Iskandar.

Safaruddin dan Isnaini terlihat santai dan akrab ngobrol di ruang tamu. Mulai dari masalah politik sampai persoalan yang dialami masyarakat Kutai Kartanegara.

“Kami membahas banyak masalah di Kukar paska ditangkapnya Bupati Rita Widyasari. Ada banyak kesamaan visi ibu Rita dan program Rusmadi-Safaruddin,” ucapnya. (LVL)

 

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password