Nilai Kaltim Salah Urus, Cagub Isran : Tidak Akan Bangun Jalan Tol dan Bandara

Isran Noor menyampaikan arah pembangunan Kaltim jika terpilih jadi Gubernur. (foto:LVL)

DETAKKaltim.Com, SAMARINDA : Isran Noor, calon Gubernur (Cagub) Kaltim nomor 3 menghadiri undangan Tim Relawan Bravo Raja Naga yang dipimpin H Ismail, salah satu tim relawan pemenangannya pada pemilihan Gubernur (Pilgub) Kaltim 2018 untuk bersilaturrahmi dan bershalawat di daerah Selili, Samarinda, Minggu (15/4/2018) pagi.

Kegiatan tersebut sekaligus dirangkai dengan kegiatan sosialisasi visi dan misi Isran Noor yang berpasangan Hadi Mulyadi, pada Pilgub yang akan digelar Rabu (27/6/2018).

Isran Noor. (foto:LVL)

Dengan menghadirkan penceramah kondang Ustadz Solmed, sekitar seribu warga mengenakan pakaian mayoritas warna putih dari berbagai tempat di seputar Kota Samarinda menghadiri acara tersebut. Lantunan shalawat Nabi menggema dari sejumlah kelompok shalawatan yang datang memuliakan Nabi Muhammad SAW.

Sebelum Ustadz Solmed tampil, Isran Noor yang mengusung tema kampanyenya Berani untuk Kaltim Berdaulat, terlebih dahulu didaulat menyampaikan sambutan sekaligus programnya jika terpilih menjadi Gubernur Kaltim 2018-2023.

Didahului melantunkan shalawat Nabi yang diikuti hadirin, Isran kemudian menyampaikan alasannya maju mencalonkan diri menjadi Gubernur Kaltim. Semua berawal dari keprihatinannya melihat kondisi Kaltim yang dianugerahi kekayaan alam yang melimpah, namun rakyatnya masih belum bisa menikmatinya karena salah urus.

Menurutnya, kalau masyarakat Kalimantan Timur hidupnya lebih baik dari masyarakat yang ada di seluruh Indonesia adalah wajar, karena dianugerahi kekayaan alam dari Allah Swt. Tidak boleh orang iri dengan masyarakat Kalimantan Timur, namun yang terjadi justru sebaliknya.

“Kalimantan Timur mengalami keterpurukan ekonomi paling rendah di seluruh Indonesia, nomor satu di seluruh Indonesia paling bawah. Itu sudah kenyataan, itulah yang membuat saya ini punya rasa, punya perasaan bagaimana rasanya masyarakat Kalimantan Timur yang diberikan anugerah kekayaan, tapi tidak mendapatkan mamfaat itu,” tegas Isran.

Dengan nada suara yang cukup tinggi dan tegas, Isran mengatakan jika terpilih menjadi Gubernur Kaltim, kebijakannya akan ada perbedaan dengan Gubernur-Gubernur Kaltim sebelumnya. Ia tidak akan menggunakan dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) untuk membangun infrastrukstur yang tidak ada gunannya untuk mesyaratak kecil.

“Tidak akan ada dana APBD untuk membangun jalan tol, pembangunan jalan tol adalah permintaan kita kepada pemerintah pusat, kepada Presiden Republik Indonesia. Tidak akan membangun Bandara Samarinda menggunakan dana APBD, tidak ada. Itu adalah tanggung jawab Pemerintah Pusat,” ujar Isran.

Mantan Bupati Kutai Timur ini mengatakan, dana APBD Kaltim habis untuk membangun yang bukan urusannya. Sekitar Rp7 Triliun dana ABPD Kaltim tersedot dalam pembangunan jalan tol.

“Kalau saya mau bangun jalan tol, mau bangun bandara, bukan dana ABPD tapi dana Pemerintah Pusat,” imbuhnya.

Pendidikan di Kaltim bermasalah, lanjut Isran, honor dan insentif guru dipotong karena dana APBD tidak digunakan untuk hal-hal yang mendesak dan paling diperlukan untuk Kalimantan Timur.

Isran Noor-Hadi Mulyadi diusung 3 partai di Pilgub Kaltim, masing-masing Partai Gerindra, PKS dan PAN. Sejumlah kader partai itupun tampak membaur di acara tersebut. (LVL)

 

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password