Hindari Jatuh Korban, Anggota DPRD PPU Minta Warga Direlokasi

Padliansyah, anggota DPRD PPU. (foto:amran)

DETAKKaltim.Com, PPU : 10 rumah, 35 kepala keluarga, dan 72 jiwa di RT 06 dan 07 di Desa Telemow, Kecamatan Sepaku, Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur, terdampak langsung  longsor yang terjadi pada hari Rabu (11/4/2018) harus cepat dicarikan solusinya.

Demikian disampaikan Padliansyah, Ketua Komisi I DPRD PPU usai melihat  langsung rumah warga yang tertimbun longsor, Sabtu (14/4/2018).

“Pemerintah harus bekerja sama dengan perusahaan yang mempunyai hak guna bangunan yang masuk wilayah Desa Telemow ini, karena ada kawasan termasuk  zona merah atau rawan bencana,” tutur Padliansyah kepada DETAKKaltim.Com yang turut memantau kondisi terakhir pacsa longsor tersebut.

Menurut Padli, ini harus segera dicarikan solusinya karena dari 481 hektar wilayah Desa Telemow, 170 hektar lahan di antaranya sudah digunakan warga, selebihnya masuk hak guna bangunan PT ITCI Kartika.

Padliansyah juga menilai kawasan itu masih ada potensi terdampak longsor susulan. Ada 88 kepala keluarga, 185 jiwa, dan 53 rumah mendiami lokasi yang sangat rawan terjadi longsor dan menjadi ancaman warga yang bermukim 2 RT ini.

Berita terkait : Longsor di Desa Telemow, Yusran : Penanganan Harus Sesegera Mungkin

“Saya berharap agar masalah ini tidak berkepanjangan, pemerintah sesegera mungkin melakukan relokasi buat warga,” tandasnya.

Wakid Warsito, Kepala Desa Telemow yang ditemui di lokasi tanah longsor mengatakan, untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, pihaknya bekerja sama dengan perusahaan serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah Penajam, merobohkan rumah warga yang sudah miring akibat diterjang longsor dengan menggunakan alat berat Excavator. (amran)

 

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password