Kunjungi Warga Manggarai, Cawagub Safaruddin : Inilah Ironi Kita di Kaltim

Cawagub Safaruddin menerima Selendang Songket dan Seekor Ayam Jantan sebagai simbol persaudaraan dari warga Manggarai. (foto:4TM)

DETAKKaltim.Com, KUTAI KARTANEGARA : Warga Tenggarong Seberang asal Manggarai, Provinsi NTT (Nusa Tenggara Timur), mempercayakan pilihannya kepada pasangan Rusmadi-Safaruddin. Alasan utama, pasangan ini memberi rasa aman.

Calon Wakil Gubernur Kaltim Irjen Pol (Purn) Safaruddin mendapat kehormatan dari warga NTT (Nusa Tenggara Timur) yang tinggal di Tenggarong Seberang. Mantan Kapolda Kaltim yang popularitasnya makin tinggi ini dikalungkan Selendang Songke dan juga diberikan Ayam Kampung sebagai pertanda adat persaudaraan.

“Kami menantikan momentum ini. Pak Rusmadi dan Pak Safaruddin adalah orang baik. Mereka kita pilih untuk memimpin Kaltim,” ucap Nicolas Dagu, Kepala Adat Manggarai, NT, kepada Wartawan yang mengikuti kegiatan Safaruddin selama masa kampanye.

Menuju perkampungan warga asal Manggarai, NTT, di Tenggarong Seberang, lumayan seru. Menempuh jarak sekitar 30 menit dari penginapan di Hotel Grand Fatma Tenggarong – tempat Safaruddin dan rombongan menginap, baru tiba dengan melewati jalur jalan Desa yang parah.

Nama Desanya Bangun Rejo. Di kampung itulah warga asal NTT bermukim dan berusaha dengan bertani, berdagang dan lainnya. Menurut Nicolas, dari 4 pasangan calon yang ikut Pilgub, hanya Rusmadi-Safarudin yang bisa menjamin memberi rasa aman.

“Bagi kami para pendatang, rasa aman adalah yang penting. Aman bekerja, aman beribadah, aman di lingkungan,” ujar Nicolas.

Sebagai pendatang, warga Manggarai, NTT, di Kukar memegang prinsip; di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung. Untuk itu, siapa menjadi pemimpin Kaltim kelak, sangat penting bagi mereka.

“Tentu kami juga memperhatikan track record, prestasi. Kalau Pak Rusmadi dan Safaruddin ini kan sudah jelas, masing-masing punya keahlian. Pak Rusmadi adalah pakar perencanaan pembangunan, sedangkan Pak Safaruddin adalah perwira tinggi Polri yang tentu menjaga ketertiban masyarakat. Jadi, ini kombinasi yang bagus,” ujar Nicolas.

Cawagub Safaruddin ketika berkunjung ke Desa Bangun Rejo, tempat pemukiman warga Manggarai, NTT, yang begitu parah, nyaris meneteskan air mata. Ia merasa sedih, karena Desa itu berada di Kabupaten yang terkenal kaya raya sumber daya alam, Kutai Kartanegara.

“Inilah ironi kita di Kaltim. Pemerintahnya tidak ada memperhatikan rakyatnya. Mau jalannya hancur, tidak peduli,” ucap Safaruddin.

Lantaran itu, kepemimpinan Kaltim kelak jika dikendalikan Rusmadi-Safaruddin, akan mengubah mindset itu. Terutama menjadikan pemerintahan yang melayani. (LVL)

 

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password