Masih Terbuka Kemungkinan TMS, 4 Paslon Ditetapkan di Pilgub Kaltim

Keempat Paslon Gubernur dan Wakil Gubernur Kaltim. (foto:LVL)

DETAKKaltim.Com, SAMARINDA : Muhammad Taufik, Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kaltim menetapkan pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur yang akan bertarung di pemilihan Gubernur (Pilgub) Kaltim, Senin (12/2/2018) pagi.

Bertempat di Aula KPU Kaltim, dengan didampingi anggota KPU, masing-masing Rudiansyah, Ida Farida, Syamsul Hadi, Viko Januardhy serta Sekretaris KPU Syarifuddin Rusli, Muhammad Taufik membacakan hasil Rapat Pleno penetapan 4 pasangan calon yang mendaftar di KPU sebagai pasangan calon (Paslon) Gubernur dan Wakil Gubernur Kaltim 2018.

Dimulai dengan penetapan pasangan Isran Noor – Hadi Mulyadi yang diusung Partai Gerindra, PAN, dan PKS, kemudian disusul penetapan pasangan Andi Sofyan Hasdam – Nusyirwan Ismail yang diusung Partai Golkar dan Partai Nasdem, selanjutnya pasangan Rusmadi – Safaruddin diusung PDIP dan Hanura, dan pasangan Syaharie Jaang-Awang Ferdian Hidayat yang diusung Partai Demokrat, PPP, dan PKB.

Sebelumnya, Ida Farida membacakan berita acara rapat pleno surat penetapan keempat Paslon tersebut di hadapan keempat pasangan calon dan timnya disaksikan Bawaslu.

Meski telah ditetapkan sebagai Paslon Gubernur dan Wakil Gubernur Kaltim, namun beberapa Paslon ini masih terbuka kemungkinan dinyatakan tidak memenuhi syarat (TMS) untuk berlaga dalam Pilgub Kaltim. Hal ini bisa terjadi jika surat pengunduran dirinya tidak diserahkan ke KPU sejak ditetapkan sebagai pasangan calon.

“Terhitung sejak hari ini sampai lima hari ke depan, sampai 17 Februari, mereka minimal sudah memberikan surat keterangan dari pejabat yang berwenang bahwa surat pengunduran dirinya sudah diterima dan sedang proses,” jelas Rudiansyah usai penetapan.

Berita terkait : Pilgub Kaltim, Polisi Gelar Simulasi Jelang Penetapan Paslon

Selanjutnya, kata Rudiansyah, Surat Keputusan (SK) pemberhentian dari instansi calon sudah harus diterima KPU 30 hari sebelum hari pemilihan.

“Bagi calon yang sudah memiliki SK pemberhentian tidak perlu lagi menunggu gelombang kedua. Mulai sekarang sudah bisa diserahkan,” tandas Rudiansyah.

Beberapa calon yang bisa TMS adalah Hadi Mulyadi dan Awang Ferdian Hidayat, keduanya anggota DPR RI, Syarifuddin, anggota Kepolisian, serta Rusmadi yang merupakan Aparatur Sipil Negara. (LVL)

 

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password