Pesta Rakyat, KPU Himbau Paslon Gunakan Pakaian Adat

Drs.H.Syarifuddin Rusli,M,Si. (foto:1st)

DETAKKaltim.Com, SAMARINDA : Usung tema Pesta Rakyat, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kaltim menghimbau pasangan calon (Paslon) Gubernur dan Wakil Gubernur yang akan mengikuti rapat pleno pengundian nomor urut pada hari Selasa (13/2/2018), agar mengenakan pakaian adat daerah.

Bukan hanya Paslon, tim suksesnyapun termasuk LO-nya (Liaison Officer) juga dihimbau untuk mengenakan pakaian adat nusantara.

“Anggota dan staf KPU memakai pakaian adat, disebabkan KPU pada saat mengundian nomor urut mengambil tema pesta rakyat,” sebut Syarifuddin Rusli, Sekretaris KPU Kaltim, Minggu (11/2/2018) siang di KPU Kaltim.

Syarifuddin menjelaskan, maksud mengenakan pakaian adat nusantara bukan untuk mengumbar SARA, tapi mengajak masyarakat secara bersama-sama menghidupkan adat istiadat nusantara.

“Banyak anak cucu kita yang tidak tahu baju adat dari mana, sehingga dengan pakaian ini anak cucu kita akan tahu baju asal daerah mana,” jelas Sarifuddin.

Sarifuddin bahkan juga menghimbau kepada Wartawan yang meliput pengundian nomor urut Paslon, kalau bisa mengenakan pakaian adat nusantara.

“Wartawan kalau bisa pakaian adat ya,” ujarnya.

Terbatasnya ruang aula KPU Kaltim membuat KPU melakukan pembatasan jumlah yang boleh masuk ke dalam ruangan. Menurut Syarifuddin, setiap Paslon dengan tim suksesnya hanya dibolehkan masuk 15 orang ke dalam aula.

Berita terkait : Pilgub Kaltim, Polisi Gelar Simulasi Jelang Penetapan Paslon

Bagi pendukung Paslon yang tidak bisa masuk ke dalam aula, panitia telah menyiapkan tenda di halaman KPU Kaltim.

Pilgub Kaltim diikuti 4 Paslon, masing-masing pasangan adalah Isran-Hadi, Sofyan-Nusyirwan, Rusmadi-Safaruddin, dan Jaang-Ferdi. (LVL)

 

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password