Awal Tahun, Tekanan Inflasi Terkendali

Pasar Pandan Sari Balikpapan. (foto:Rsk)

DETAKKaltim.Com, BALIKPAPAN : Suharman Tabrani, Kepala Perwakilan BI Balikpapan mengatakan, pada Januari 2018 inflasi tercatat sebesar 0,19 persen secara bulanan (mtm) atau inflasi 1,55 persen secara tahunan (yoy).

Jumlah itu lebih rendah dibanding Desember 2017 sebesar 1,41%. Capaian bulan ini juga lebih rendah dibandingkan capaian di level nasional (0,62 %) dan Kaltim (0,32%).

“Penurunan inflasi Balikpapan pada awal tahun lebih banyak disebabkan oleh meredanya tekanan inflasi pada kelompok administered price, yang menyumbang deflasi sebesar -0.23 (mtm) imbas dari kembali  normalnya tarif angkutan udara setelah natal dan tahun baru,” jelasnya, Kamis (1/2/2018).

Beras menjadi komoditas utama penyumbang inflasi yakni sebesar 0,07%. Diikuti 9 komoditas lain penyumbang inflasi terbesar, meliputi tomat sayur sebesar 0,06 %, bahan bakar rumah tangga, cabai rawit, rokok kretek filter sebesar 0,04 %.

Ada juga perbaikan ringan kendaraan, bawang merah, tongkol/ambu-ambu sebesar 0,03 %. Kemudian cabai merah dan tarif parkir menyumbang andil 0,02%.

Disebutkan faktor yang diperkirakan akan memberi tekanan inflasi pada awal 2018 antara lain sentra produksi bahan makanan, dan pasokan ikan. Keduanya akan berpotensi terkena risiko cuaca buruk sesuai informasi BMKG, yang dapat berdampak pada fluktuasi harga barang dari luar daerah.

Kenaikan harga kebutuhan sekolah, dan bahan bakar rumah tangga dan minyak non penugasan kemungkinan juga terjadi.

“Untuk mengantisipasi risiko tekanan inflasi tetap diperlukan koordinasi yang baik antara pemerintah daerah, Bank Indonesia, dan Satgas Pangan guna langkah antisipasi,” jelasnya. (Rsk)

 

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password