Rakerwil PKS Dihadiri Isran, Sebut Tidak Punya Pesawat

Isran Noor. (foto : Hae)

DETAKKaltim.Com, SAMARINDA : Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kalimantan Timur, digelar di lantai 5 Hotel Harris, Jalan Untung Suropati, Samarinda, Kaltim, Senin (22/1/2017).

Rakerwil tersebut dihadiri oleh kader PKS, partisipan, tokoh masyarakat, dan pendukung pasangan Calon Gubernur Isran Noor dengan Calon Wakil Gubernur Hadi Mulyadi, pada Pemilihan Gubernur tahun 2018 ini.

Setelah Rakerwil tersebut sekitar Pukul 16:00 Wita, Isran-Hadi duduk di kursi barisan paling depan, dalam kesempatan ini mulai diajak berfoto bersama orang yang hadir dalam ruangan itu.

Kepada DETAKKaltim.Com dan juga awak media lainnya Isran mengatakan ia mengikuti konsolidasi PKS sebagai salah satu partai pengusungnya dalam Pilgub 2018.

“Alhamdulillah, sudah terbentuk timnnya untuk di internal partai.
Timses bersama partai lain pun sudah dibentuk, dan sekarang ini pembentukan juga persiapan dari Timses yang ada di Kabupaten/Kota di luar Samarinda,” kata Isran.

Isran juga mengatakan, persiapan mereka untuk Pilgub 2018 ini cukup santai, dan tidak perlu terburu-buru. Banyak orang mau terlibat untuk pemenangan pasangan Isran-Hadi.

“Santai saja dalam persiapan. Kita tidak mengundang orang, tetapi banyak orang mau terlibat, itu yang paling penting. Kita mengundang orang mau ikut terlibat dalam tim pemenangan itu konsekuensinya lain, tapi orang datang sendiri untuk pemenangan berarti kualitasnya bagus,” katanya.

Tidak banyak dana yang dikeluarkan untuk maju Pilgub Kaltim 2018, lanjut Isran, dia juga bilang ke Wartawan tidak punya pesawat pribadi, tapi temannya ada yang punya mau dijual.

“Mau dia jual, itu bukan urusan saya. Tapi nanti ada sumbangan dari kawan yang tulus mendukung tanpa sebuah perjanjian,” ucapnya.

Sedangkan Hadi Mulyadi Cawagub Kaltim 2018-2023 mengaku bahwa kurang lebih Rp1,6 Miliar itulah harta kekayaannya.

“Harta kekayaan yang saya miliki tidak ada yang ditutupi, sebagai warga negara yang baik saya wajib melaporkan harta kekayaan saya. Rp1,6 M itu aset , kalau dibawah Rp1 M itu tidak logis. Mobil saja hitunglah harganya Rp200 Juta, kalau punya 2 sudah Rp400 Juta, dan rumah ada. Belum lagi yang lainnya,” ucap Hadi.

Ada Rp10 M untuk saksi. Itu dari sponsor yang tidak mau disebutkan namanya, jelas Hadi lebih lanjut, yang jelas Warga Negara Indonesia. (hae)

 

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password