Residivis Narkoba Divonis Lebih Tinggi dari Tuntutan JPU

Ruang tahanan di Pengadilan Negeri Samarinda. (foto:LVL)

DETAKKaltim.Com, SAMARINDA : Majelis Hakim Pengadilan Negeri Samarinda, Kalimantan Timur, yang dipimpin Ir Abdurrahman Karim SH dengan Hakim Anggota Maskur SH dan Achmad Rasyid Purba SH Mhum menjatuhkan vonis penjara selama 2 tahun kepada Andi Arbain, dalam kasus penyalahgunaan Narkoba jenis Sabu, Kamis (18/1/2018) sore.

Vonis untuk Andi Arbain yang merupakan residivis dalam perkara yang sama lebih tinggi dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Bayu Fermady SH, yang menututnya selama 1 tahun 6 bulan pada sidang sebelumnya.

Dalam tuntutannya, JPU menilai bahwa berdasarkan alat bukti yang terungkap dalam persidangan berupa keterangan saksi, keterangan terdakwa dan petunjuk, terdakwa Andi Arbain terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana tanpa hak atau melawan hukum menyalahgunakan Narkotika Golongan I bagi diri sendiri, sebagaimana tercantum dalam dakwaan Kedua Pasal 127 ayat (1) huruf a Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Sedangkan satu orang terdakwa lainnya atas nama Muhlis dalam kasus yang sama, divonis 1 tahun 6 bulan sama dengan tuntutan JPU.

Kasus ini bermula pada hari Jum’at (30/6/2017) sekitar Pukul 21:00 Wita, di Jalan Wahid Hasyim tepatnya di Pos Security Stadion Sempaja Kota Samarinda, pihak Kepolisian melakukan penangkapan terhadap kedua terdakwa.

Pada saat penggeledahan ditemukan barang bukti berupa 1 Bong lengkap dengan pipet kaca yang masih tersisa Sabu, 3 buah sendok penakar, 1 buah bendel plastik klip, 1 buah korek api gas dan 2 buah tutup botol lengkap dengan sedotannya.

Terdakwa sebelum penangkapan sedang berada di dalam Pos Security bersama Muhlis dan Paul (DPO) serta Adi (DPO).

Berdasarkan hasil pemeriksaan urine terhadap keduanya yang dilakukan secara laboratorium kriminal tanggal 7 Agustus 2017, ditemukan kandungan Narkotika dengan bahan aktif metamfitamina. Tedaftar dalam Golongan I Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika.

Atas putusan Majelis Hakim, kedua terdakwa yang tidak didampingi Penasehat Hukum mendengarkan pembacaan vonis satu persatu menyatakan menerima. Begitu juga dengan JPU menyatakan menerima.

“Terima yang mulia,” sebut JPU singkat. (LVL)

 

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password