Narkoba dan Tambang Ilegal di Kaltim Memprihatinkan  HMI Samarinda Berharap Kapolda Baru Dapat Melakukan Penindakan

Sejumlah pengurus HMI Cabang Samarinda. (foto:1st)

DETAKKaltim.Com, SAMARINDA : Meningkatnya angka penyalahgunaan Narkotika di Kalimantan Timur pada umumnya, dan Samarinda pada khususnya menjadi sebuah catatan prestasi buruk yang tak patut untuk dibanggakan.

“Di usia Provinsi Kaltim yang memasuki 61 tahun, justru menjadikan Provinsi ini sebagai Provinsi dengan tingkat peredaran Narkoba tertinggi. Sebagaimana rilis dari Badan Narkotika Nasional tahun 2016, Kaltim menduduki posisi ke 4 tingkat nasional. Dan tahun 2017 menempati posisi 3 sebagai Provinsi dengan jumlah penyalahgunaan Narkoba terbanyak di Indonesia,” ujar Abdul Muis, Ketua Umum pengurus Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Samarinda kepada DETAKKaltim.Com, Jum’at (12/1/2018) sore.

Melalui rilis yang dikirimkan kepada redaksi DETAKKaltim.Com, HMI Cabang Samarinda juga menyoroti masih maraknya tambang batu bara ilegal yang bebas beroperasi di Benua Etam. Tercatat ada beberapa titik tambang batu bara ilegal di Samarinda dan Kukar yang penanganannya tidak jelas dan belum tuntas.

Dengan bergantinya pucuk pimpinan Kapolda Kaltim dari Irjen Pol Safaruddin ke Brigjen Pol Priyo Widyanto yang sebelumnya menjabat Kapolda Jambi, menurut Abdul Muis, permasalahan Narkoba dan tambang batu bara ilegal perlu mendapatkan perhatian serius.

“Kami sebagai generasi muda Kaltim memiliki rasa khawatir, bahwa Kaltim akan menjadi juara dalam kasus penyalahgunaan Narkoba di Indonesia,” ujar Abdul Muis.

Selain permasalahan Narkoba, hal yang mendesak untuk dilakukan penindakan dan penertiban adalah kasus pertambangan batu bara Ilegal.

Menurut Muis, bulan Agustus 2016 lalu, pihak Polda Kaltim pernah membentuk Satgas Tambang. Namun hingga kini publik belum mengetahui perkembangan kinerja Satgas yang dibentuk tersebut. Hal ini tentu menimbulkan kecurigaan bahwa terjadi “pembiaran” akan kegiatan ilegal ini.

“Maka dengan ini kami dari HMI Cabang Samarinda berharap Kapolda Kaltim yang baru mampu menuntaskan persoalan penyalahgunaan Narkoba, dan penambangan batu bara ilegal sehingga mampu menciptakan Kaltim bebas Narkoba dan tambang ilegal,” tandasnya. (***/ib)

 

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password