Kontraktor Pembangunan Bandara Paser Divonis Penjara

Pengadilan Tipikor Samarinda. (foto:LVL)

DETAKKaltim.Com, SAMARINDA : Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Pengadilan Negeri Samarinda, Kalimantan Timur, yang dipimpin Maskur SH didampingi Hakim Anggota Ir Abdurrahman Karim SH dan Ukar Priyambodo SH MH menjatuhkan vonis kepada 2 orang terdakwa dalam kasus  dugaan korupsi pembangunan Bandara di Kabupaten Paser, Kalimantan Timur tahun 2011, Rabu (11/1/2018) malam.

Kedua terdakwa ini adalah Supendi selaku Komisaris PT Likotama Harum  dan Samsul Bahri, Direktur Utama PT Likotama Harum.

Eko Purwanto,SH. (foto:-LVL)

Dalam amar putusannya, Supendi yang sebelumnya dituntut Jaksa Penuntut Umum (JPU) Eko Purwanto dari Kejari Tana Grogot selama 7 tahun, oleh Majelis Hakim menjatuhkan vonis 5 tahun 2 bulan denda Rp200 Juta subsidair 2 bulan.

Sedangkan untuk terdakwa Samsul Bahri yang dituntut JPU 6 tahun, oleh Majelis Hakim menjatuhkan hukuman 4 tahun 6 bulan denda Rp200 Juta subsidair 2 bulan. Selain itu, terpidana Samsul masih dibebankan untuk membayar uang pengganti sebesar Rp16 Miliar subsidair 2 tahun penjara.

Berdasarkan fakta persidangan, Majelis Hakim menilai kedua terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan melanggar Pasal 2 Ayat (1) Jo Pasal 18 Undang-Undang RI Nomor 31 Tahun 1999, Undang-Undang RI Nomor 20 Tahun 2001 Tentang Perubahan atas Undang-Undang RI Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo Pasal 55 ayat (1) Ke-1 KUHP sebagaimana dalam dakwaan primair JPU.

Kasus ini merupakan hasil penyidikan Polda Kaltim yang menimbulkan dugaan kerugian negara sebesar sekitar Rp38 Miliar berdasarkan audit Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) tahun 2015.

Atas putusan Majelis Hakim ini, terdakwa menyatakan pikir-pikir. Begitu juga dengan JPU menyatakan pikir-pikir.

“Pikir-pikir,” sebut JPU Eko usai persidangan.  (LVL/ib)

 

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password