Sebut dari Utara, Kapolres PPU Beber Pengungkapan Sabu

AKBP Sabil Umar, Kapolres PPU saat menggelar rilis pers. (foto:amran)

DETAKKaltim.Com, PPU : AKBP Sabil Umar, Kapolres Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur, menggelar jumpa pers di Mako Polres PPU, Selasa (9/1/2018) siang.

Kepada sejumlah awak media yang hadir dalam jumpa pers tersebut, Sabil menjelaskan keberhasilan jajarannya di minggu pertama bulan Januari 2018 ini yang telah mengungkap beberapa kasus. Di antaranya kasus dugaan penyalahgunaan Narkoba dan pencurian Handphone.

“Khusus Narkoba jenis Sabu, telah diamankan 14 poket yang rencananya setiap poket dijual seharga Rp200 Ribu sampai Rp400 Ribu,” beber Sabil.

Menurut Sabil, Sabu yang disita tersebut berasal dari wilayah utara Kaltim. Masuk ke PPU melalui Samarinda dan akan diedarkan di PPU.

Lebih lanjut ia menjelaskan, penangkapan ini bermula dari laporan warga. Kemudian ditindak lanjuti oleh tim Resnarkoba Polres PPU yang berhasil meringkus 3 orang pelaku di antaranya berinisial Sy, dan Ar di tempat kosnya di RT 03, Kelurahan Sotek, Kecamatan Penajam, PPU.

Mereka yang berhasil ditangkap ini, sebut Kapolres, sudah masuk kategori semi bandar. Karena selain jumlah poketnya banyak, ukurannya juga cukup besar. Beda dengan yang masih pemula, biasanya ukurannya kecil dan tidak terlalu banyak.

“Jadi semi bandar orang ini,” imbuh Kapolres.

Dalam penggrebekan di tempat tersebut, selain berhasil mengamankan barang bukti berupa 14 poket Sabu seberat 27,08 Gram/Brutto dengan ukuran poketan berbeda-beda yang telah dibungkus plastik hitam, Satuan Resnarkoba juga mengamankan korek gas serta alat hisap (Bong) yang habis dipergunakan para palaku.

Atas perbuatannya, Kapolres mengatakan, pelaku diancam Pasal 114 ayat ( 1 ) atau Pasal 112 jo Pasal 132 atau 127 (1) hurup a Undang-Undang Nomor 35 tentang Narkotika dengan ancaman 5 tahun penjara. (amran)

 

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password