Kasus Penggelapan dan TPPU, Suami Istri Divonis 10 Tahun Penjara

Sidang pembacaan vonis atas terdakwa Leni, Jeffry, dan Deny. (foto:LVL)

DETAKKaltim.Com, SAMARINDA : Majelis Hakim Pengadilan Negeri Samarinda, Kalimantan Timur, yang dipimpin Fery Haryanta SH didampingi Hakim Anggota Parmatoni SH dan Deki Velix Wagiju SH MH menjatuhkan vonis 10 tahun penjara denda Rp1 Miliar subsidair 6 bulan terhadap terdakwa Leni Nurussanti, dalam kasus dugaan penggelapan dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) sebesar Rp25,3 Miliar di PT Serba Mulia Auto (SMA) Samarinda, Selasa (9/1/2018).

Sebelumnya Leni dituntut selama 11 tahun denda Rp1 Miliar subsidair 1 tahun penjara oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kamin SH MH, Tina Mayasari SH MH, dan Merry SH.

Nasib serupa juga dialami Jeffryansyah alias Jeffry, suami Leni yang dituntut JPU selama 11 tahun dengan denda Rp1 Miliar subsidair 1 tahun penjara. Pengusaha Singkong Gajah dan Kelapa Sawit, sebagaimana disampaikan dalam persidangan ini juga divonis 10 tahun penjara denda Rp1 Miliar subsidair 6 bulan.

Berita terkait : Kasus PT SMA, Replik JPU Kasus Dugaan Penggelapan dan TPPU Rp25 Miliar

Sedangkan Deny Rayindra, adik Leni yang dituntut JPU 3 tahun denda Rp50 Juta subsidair 3 bulan penjara oleh Majelis Hakim divonis 2 tahun 6 bulan dengan denda Rp50 Juta subsidair 6 bulan.

Atas putusan Majelis Hakim ini, baik JPU maupun Penasehat Hukum (PH) terdakwa menyatakan pikir-pikir.

“Pikir-pikir,” sebut Jaidun, PH terdakwa saat ditemui usai sidang. (LVL)

 

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password