Kebakaran Balikpapan, Diduga Terjebak di Loteng Sang Guru dan Anaknya Hangus

Lokasi kebakaran tampak dari atas. (foto:1st)

DETAKKaltim.Com, BALIKPAPAN : Kebakaran hebat melanda kawasan Klandasan Ulu, Balikpapan Kota, Kalimantan Timur, Jum’at (5/1/2018) dini hari.

Naas, selain kerugian materi, Sri Aminah (35) seorang guru SD bersama dua anaknya, Dafta (7) dan Fauzan (3) meregang nyawa karena terpanggang api di rumahnya RT 12, Nomor 47. Diduga kuat mereka terjebak di lantai dua rumah miliknya saat api membesar.

Informasi sementara dari Posko Kebakaran menyebutkan, sebanyak 1.113 jiwa dari 320 keluarga mengungsi akibat kejadian ini.

Sebanyak 20 tenda pengungsi dari Kemensos RI dan Kodam VI Mulawarman, dan Polres Balikpapan didirikan dalam sekejap.

“Data sementara kami mencatat total sebanyak 320 tempat tinggal terbakar, yang terbakar sudah termasuk korban jiwa,” jelas Kepala BPBD Balikpapan Suseno, pagi tadi.

Mulanya, jelas Suseno, pada Pukul 00:15 Wita kebakaran terjadi di wilayah RT 11, 12, 13, 22, 23. Penyebab kebakaran sampai saat ini masih dalam penyelidikan pihak berwajib.

Namun asal api diduga sementara dari rumah seorang warga bernama Munawar di RT 13, karena hubungan arus pendek listrik atau korsleting.

Lokasi kejadian merupakan pemukiman padat penduduk yang berbatasan dengan kompleks Kodam VI Mulawarman dan Pemerintah Kota Balikpapan.

Warga sekitar yang menjadi korban kebakaran kaget saat mendengar teriakan kebakaran. Ratusan warga kemudian berhamburan keluar, mereka berbondong-bondong menyaksikan amukan si jago merah sehingga menghambat proses pemadaman.

Dalam kejadian tersebut, lanjut Suseno, seluruh armada pemadam kebakaran BPBD Balikpapan dikerahkan untuk menjinakkan api, totalnya mencapai 16 unit.

Berita terkait : Tragis, 3 Orang Tewas Saat Kebakaran Besar Landa Balikpapan

Dibantu milik PT Pertamina 3 unit, TEPI 6 unit, TNI AD satu unit, relawan tujuh unit. Selain itu ratusan personel gabungan dari TNI, Polri, Basarnas, dan masyarakat ikut bahu membahu dalam pemadaman tersebut.

“Alhamdulillah, api dapat dipadamkan Pukul 03:55. Pagi tadi sudah kami lakukan proses pendinginan,” tandasnya. (Rsk)

 

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password