Pembunuh Iwan Divonis 10 Tahun Penjara

Penjagaan ruang tahanan di Pengadilan Negeri Samarinda. (foto:LVL)

DETAKKaltim.Com, SAMARINDA : Majelis Hakim Pengadilan Samarinda, Kalimantan Timur, yang dipimpin Hendry Dunant Manuhua SH dengan Hakim Anggota Joko Sutrisno SH MH dan Burhanuddin SH MH menjatuhkan vonis 10 tahun penjara kepada Muhammad Nurizal Ari Zhandy alias Boncel, Rabu (3/1/2018).

Hukuman ini lebih rendah 2 tahun dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Reza Pahlepi SH yang menuntutnya 12 tahun penjara pada sidang sebelumnya karena berdasarkan fakta persidangan, terdakwa dinilai terbukti bersalah melakukan tindak pidana pembunuhan sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 338 KUHP, sesuai dakwaan Kesatu Penuntut Umum.

Kasus ini bermula Rabu (12/7/2017) sekitar Pukul 01:45 Wita di Jalan Muso Salim, Samarinda, ketika terdakwa ditangkap akibat membunuh Iwan.

Sebelum peristiwa tragis itu terjadi, berdasarkan keterangan terdakwa di persidangan, terdakwa dan korban bersama saksi M Yusuf Yasta alias Anto minum minuman keras (beralkohol). Saat minuman sudah mau habis, terdakwa keluar café untuk mencari angin.

Saat berada di luar, terdakwa didatangi Iwan lalu menarik baju terdakwa dan menuduhnya telah memasukkan tissue ke dalam minumannya, sehigga terjadi adu mulut. Iwan lalu memukul terdakwa.

Karena dipukul Iwan, terdakwa lalu emosi dan langsung mengambil sebilah Pisau lipat sepanjang 17 Cm terbuat dari stainless yang ada tombol otomatis, dengan gagang bermotif Singa dari kantong celananya. Terdakwa lalu menusukkannya ke arah perut Iwan sebanyak 2 kali, yang mengenai pinggang sebelah kiri dan dada yang mengakibatkan Iwan meninggal dunia.

Atas vonis Majelis Hakim tersebut, terdakwa menyatakan terima.

“Iya terdakwa terima,” sebut JPU menegaskan usai persidangan.

Dalam kasus ini, terdakwa didampingi Endah Sulistyani SH, Penasehat Hukum dari Lembaga Bantuan Hukum Widyagama. (LVL)

 

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password