Tumbuh Subur, 40 Persen UMKM Kota Minyak Usaha Kuliner UMKM Meningkat Namun Omzet Turun

Makanan khas daerah menjadi salah satu pilihan UMKM Kota Balikpapan. (foto:LVL)

DETAKKaltim.Com, BALIKPAPAN : Sebagai kota jasa terkemuka, usaha kuliner kian menjamur di Kota Minyak (Balikpapan), Kalimantan Timur.

Dinas Koperasi, UMKM dan Perindustrian Balikpapan mencatat, dari 19.710 UMKM, 40 persen di antaranya merupakan usaha kuliner.

“Sisanya sektor usaha jasa, perdagangan, dan industri,” jelas Kepala Seksi Bina UMKM, Rabiatun belum lama ini.

Kuliner, baik itu berupa usaha makanan kering ataupun makanan basah, produknya banyak ditemui menjadi oleh-oleh khas Balikpapan.

“Kenapa kebanyakan usaha kuliner atau olahan makanan, karena makanan lebih mudah, gampang dibawa, lebih sedikit, dan paling dicari,” tuturnya.

Meski demikian, dari puluhan ribu UMKM itu. kata dia, tak semuanya aktif, mengingat pertumbuhan jumlah UMKM terbilang cepat berubah.

“Sepertinya tidak semua aktif karena UMKM itu kan cepat berubah, sesuai pendataan terakhir yang kami lakukan 2016 mulai di tingkat Kelurahan,” ucap Rabiatun.

Kondisi ekonomi yang kurang membaik, pihaknya mengatakan tidak mempengaruhi pertumbuhan UMKM di Balikpapan.

Bahkan jumlah UMKM meningkat, meskipun dari sisi omzet mengalami penurunan.

“Untuk UKM pertumbuhannya malah meningkat, tapi segi pemasaran mengalami penurunan omzet. Turunnya karena banyak kena PHK, dan pada high class sedikit mengalami penurunan omzet, tapi yang terjangkau tidak pengaruh,” terang Rabiatun.

Dia menambahkan, upaya yang dilakukan saat ini, yakni melakukan pembinaan dengan berbagai pelatihan. Seperti membuat kue, pelatihan membuat kemasan yang menarik dan diklat manajemen keuangan.

“Memang tahun ini untuk anggaran pembinaan tak banyak, tapi kami terus berupaya dengan bekerja sama pihak ketiga seperti perusahaan melalui program CSR,” tandasnya. (rsk)

 

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password