Angka Kejahatan Konvensional Menurun, Korupsi Naik Kapolda : Tidak Ada Toleransi Kepada Anggota Polisi Yang Melakukan Pelanggaran

Inspektur Jenderal Polisi Safaruddin, Kapolda Kaltim. (foto:1st)

DETAKKaltim.Com, BALIKPAPAN : Kapolda Kaltim Irjen Polisi Safaruddin membeberkan angka kriminalitas di Kaltim tahun 2017 turun berkisar 13 persen dibanding tahun 2016. Jumlah itu terdiri dari kejahatan konvensional, kejahatan transnasional, dan kejahatan terhadap kekayaan negara atau korupsi.

Dijelaskan Kapolda, sepanjang 2016 pihaknya mencatat  11.509 kasus kejahatan yang ditangani, 8.204 di antaranya berhasil diungkap. Jumlah itu menurun pada 2017 yang hanya mencatat 9.926 kasus, dengan 7.090 di antaranya berhasil terungkap.

Adapun total crime clereance atau penuntasan kasus kejahatan dari jumlah itu berkisar 71 persen.

Sementara jika dilihat dari perbandingan klasifikasi kejahatan 2016 dengan 2017, tren pada kejahatan konvensional mengalami penurunan sebanyak 1.448 kasus atau 17,73 persen.

Terdapat 8.348 kejahatan konvensional seperti pencurian, judi, pembunuhan, kekerasan fisik ataupun seksual yang ditangani sepanjang tahun lalu. 5.585 di antaranya berhasil diungkap.  Jumlah itu menurun pada 2017, yang terdapat 6.900 kasus, 4.555 di antaranya berhasil diungkap.

“Rata-rata untuk clearence crimenya 66 persen,” jelasnya.

Sedangkan pada kejahatan trans nasional atau kejahatan lintas perbatasan negara, tercatat mengalami penurunan tipis sebanyak 162 kasus atau 5,5 persen.

Dari total 2.912 kasus kejahatan trans nasional, 2.440 di antaranya berhasil diungkap pada 2016. Jumlah itu menurun pada 2017 yang hanya mencapai 2.750 kasus, 2.331 di antaranya berhasil terungkap.

“Rata rata untuk clearence crimenya 84-83 persen,” jelasnya.

Sementara untuk kejahatan terhadap kekayaan Negara alias korupsi, sepanjang 2016 tercatat ada 249 Kasus yang ditangani. 179 di antaranya berhasil diungkap.

Jumlah itu naik sebanyak 27 kasus atau 10,8 persen pada 2017, yang jumlah kasusnya mencapai 276 dengan 214 di antaranya berhasil diungkap.

“Rata rata untuk clearence crimenya 71-73 persen,” jelas Kapolda.

Menurutnya, secara kualitas situasi keamanan masih terkendali dan kondusif. Secara kuantitas jumlahnya menurun dari tahun lalu.

Di lain sisi, Kapolda turut melaporkan angka kecelakaan lalu lintas yang mengalami kenaikan 32 persen.  Dari jumlah itu 34 persen di antaranya meninggal dunia akibat Lakalantas.

“Untuk angka kecelakaan lalu lintas memang mengalami kenaikan secara jumlah, namun secara kualitas kejadian turun,” jelas Kapolda.

Selain kecelakaan, Kapolda melaporkan jika angka pelanggaran lalu lintas turut  mengalami kenaikan mencapai 123 persen.

“Dikarenakan adanya operasi simpatik dengan banyak melakukan teguran tertulis, dan upaya lain dalam penindakan,” ujarnya didampingi Wakapolda Kaltim Brigjen Pol M Naufal dan Irwasda Polda Kaltim Kombes Pol Darmawan dalam Jumpa Pers Akhir 2017 di Rupatama Mapolda Kaltim, Rabu (27/12/2017).

Sedangkan dari aspek pembinaan secara umum pelanggaran anggota menurun mengingat adanya upaya pembenahan pada sistem pembinaan personil. Terutama bidang rekrutmen dan pembinaan karier serta bidang pengawasan.

“Tidak ada toleransi kepada anggota Polisi yang melakukan pelanggaran,” tandasnya. (rsk)

 

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password