Mengintip Bisnis Esek-Esek Berkedok Panti Pijat Tarif Rp250 Ribu, Yang Bening Lain Lagi

Salah satu Panti Pijat yang diduga kuat menyediakan PSK. (foto: NA)

DETAKKaltim.Com, KUTAI KARTANEGARA : Meski lokalisasi telah ditutup Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur secara menyeluruh per 1 Juni 2016, namun kebijakan tersebut tidak mampu menghentikan bisnis prostitusi. Para penggiat usaha ini masih saja membuka lapak meski secara sembunyi-sembunyi melalui penyamaran, seperti yang terjadi di kawasan eks lokalisasi Dusun Beringin Jaya, Desa Purwajaya, Kecamatan Loa Janan, Kutai Kartanegara.

Pasca ditutupnya lokalisasi tersebut per 1 Juni 2016, justru banyak berdiri serta berkembang bisnis esek-esek yang berkedok Panti Pijat. Dari penelusuran DETAKKaltim.Com, di Kecamatan Loa Janan setidaknya ada 9 Panti Pijat yang beroperasi dan memiliki izin dari pemerintah setempat.

Papan pengumuman lokalisasi Ditutup terpasang, namun faktanya praktek prostitusi terselubung masih masih berlangsung di kawasan ini. (foto:NA)

Untuk mengetahui lebih lanjut terkait maraknya Panti Pijat yang menyediakan jasa PSK (Pekerja Sex Komersial), DETAKKaltim.Com mendatangi salah satu Panti Pijat yang berada di Desa Purwajaya tersebut, yaitu Panti Pijat BJ.

Saat ditemui di lokasi Panti Pijatnya, Kamis (21/12/2017), Mawar (bukan nama sebenarnya) selaku pengelola Panti Pijat dengan terang-terangan langsung menawarkan jasa layanan pijat kepada Tim DETAKKaltim.Com, dengan nada sedikit menggoda.

“Mas mau pijatkah? Pijat yang biasa atau pijat yang Plus,” tawarnya.

Terdorong oleh rasa rasa penasaran DETAKKaltim.Com mencoba bertanya tentang tarif pijat. Mawar dengan santai menjawab, untuk pijat biasa tarifnya Rp150 Ribu. Tapi klo Pijat Plus tarifnya Rp250 Ribu.

Berita terkait : Bertepatan Hari Lahirnya Pancasila, Seluruh Lokalisasi Ditutup

“Tapi kalau yang agak bening (cantik) beda lagi tarifnya,” katanya menambahkan dengan sedikit genit.

Setelah mengakhiri perbincangan dengan salah satu pengelola Panti Pijat tersebut, DETAKKaltim.Com bergegas menuju Kantor Pemerintah Desa dan Pemerintah Kecamatan untuk konfirmasi terkait keberadaan Panti-Panti Pijat tersebut, tapi baik pihak Pemerintah Desa maupun Pemerintah Kecamatan tidak memberikan keterangan. (NA)

 

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password