DPRD Kaltim Harapkan PT Kimco Selesaikan Hak Mantan Karyawan Sutrisno : Uang PHK dan Upah Tunggu 4 Tahun Rp31 Miliar

Sutrisno,SH. (foto:LVL)

DETAKKaltim.Com, SAMARINDA : Rusman Yaqub, Ketua Komisi IV DPRD Kaltim memimpin rapat dengar pendapat (RDP) tentang masalah kewajiban perusahaan PT Kimco Armindo untuk membayar hak-hak eks (mantan) karyawan yang mengalami pemutusan hubungan kerja (PHK) di ruang rapat Gedung D Lantai 6 DPRD Provinsi Kaltim, Senin (11/12/2017) sekitar Pukul 10:00 Wita.

Rapat dihadiri Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Provinsi Kaltim, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Kutai Kartanegara, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Kaltim, perwakilan karyawan PT Kimco Armindo, dan Ketua Lembaga Konsultasi dan Bantuan Hukum Untag 1945 Samarinda.

Usai RDP tersebut, Sutrisno, Kuasa Hukum 89 dari 256 eks karyawan PT Kimco Armindo menyampaikan, rapat menghasilkan 6 kesimpulan.

Pertama, Rapat mengharap pihak PT Kimco Armindo untuk melakukan pembayaran sepanjang ada data-data bukti sebagai eks karyawan PT Kimco Armindo yang diPHK dapat diperlihatkan.

Kedua, Diharapkan perwakilan eks karyawan dapat melengkapi data-data bukti sebagai eks karyawan PT Kimco Armindo yang belum dibayarkan hak-haknya.

Ketiga, Komisi IV DPRD Provinsi menugaskan Dinas Tenaga Kerja Provinsi dan Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Kutai Kartanegara dapat memediasi/memfasilitasi, penyelesaian masalah eks karyawan PT Kimco Armindo terkait pembayaran hak-haknya dan oleh Komisi IV DPRD memberikan waktu 15 hari.

Keempat, Komis IV mengharapkan agar PT Kimco Armindo dapat menyelesaikan hak-hak eks karyawan yang diPHK yang difasilitasi oleh Dinas Tenaga Kerja Kutai Kartanegara, berdasarkan surat kesepakatan kedua belah pihak. (eks karyawan dengan PT Kimco Armindo).

Kelima, Rapat mengharapkan eks karyawan yang belum dibayar segera membuat surat permohonan pembayaran ke Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Kutai Kartanegara.

Keenam, Pihak eks karyawan mengharapkan agar hak-haknya yang akan dibayarkan tidak mengalami pemotongan.

Disebutkan Sutrisno, jumlah yang harus dibayar PT Kimco Armindo kepada eks karyawan tersebut adalah senilai Rp31 Miliar. Terdiri dari uang PHK dan upah tunggu selama 4 tahun.

Sebagai rencana tindak lanjut setelah RDP tersebut, Sutrisno menyebutkan pihaknya akan mengadakan pertemuan dengan Dinas Tenaga Kerja Kutai Kartanegara.

“Nanti kita adakan pertemuan tanggal 19 Desember membahas proses pembayaran yang akan dilakukan oleh perusahaan, sekaligus verifikasi berkas,” tandasnya.

Sutrisno juga mengharapkan agar pihak-pihak yang melakukan penambangan di sana, untuk menahan diri dan menghormati karena ada hak-hak karyawan yang belum dibayar hingga saat ini.  (LVL)

 

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password