Gara-Gara Barang Titipan, Asep Dihukum 12 Tahun Penjara Pemilik Barang Masuk DPO

Pengadilan Negeri Samarinda. (foto:LVL)

DETAKKaltim.Com, SAMARINDA : Majelis Hakim Pengadilan Negeri Samarinda, Kalimantan Timur, yang dipimpin Budi Santoso SH dengan Hakim Anggota Rustam SH dan Edi Toto Purba SH MH menjatuhkan vonis 12 tahun penjara denda Rp1 Miliar subsidair 6 bulan terhadap terdakwa Asep Sugih Jojon Romansyah alias Asep (34), Kamis (14/12/2017) sore.

Endah Sulistyani,SH. (foto:LVL)

Hukuman ini lebih rendah dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Hendra Sahputra SH M Hum yang sebelumnya menuntutnya selama 16 tahun penjara, denda Rp1 Miliar subsidair 1 tahun kurungan.

Berdasarkan fakta persidangan, Asep terbukti tanpa hak atau melawan hukum memiliki, menyimpan, menguasai, atau menyediakan Narkoba golongan I bukan tanaman beratnya 5 gram. Perbuatan terdakwa sebagaimana diatur dan diancam pidana pada Pasal 112 (2) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009.

Kasus ini bermula ketika Asep ditangkap anggota Kepolisian dari Ditresnarkoba Polda Kaltim, Selasa (25/7/2017) sekitar Pukul 23:00 Wita di Jalan Slamet Riyadi, Kelurahan Teluk Lerong Ulu, Samarinda. Saat dilakukan penangkapan, terpidana Asep sedang mengambil dan membawa barang titipan Nanang yang kini masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).

Saat dilakukan penangkapan, ditemukan barang bukti berupa 2 bungkus Sabu seberat 104 Gram beserta plastik pembungkusnya.

Saat diajukan ke meja hijau, JPU mendakwa Asep dengan dakwaan pertama sebagaimana diatur dan diancam dalam Pasal 114 (2) dan dakwaan kedua Pasal 112 (2).

Atas vonis ini, Asep melalui Penasehat Hukumnya, Endah Sulistyani SH dari Lembaga Bantuan Hukum Widyagama menyatakan pikir-pikir.

“Klien kami pikir-pikir,” sebut Endah usai persidangan. (LVL)

 

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password